Senin, 21 Oktober 2019 00:40

​Tren Single Parent dan Enggan Nikah Makin Terbuka, Gubernur Khofifah Minta Do’a para Ulama

Minggu, 22 September 2019 13:47 WIB
Editor: Tim
​Tren Single Parent dan Enggan Nikah Makin Terbuka, Gubernur Khofifah Minta Do’a para Ulama
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan sambutan pada acara "Ngunduh Mantu" keluarga Dr KH Asep Saifuddin Chalim di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Siwalankerto Surabaya, Ahad (22/9/2019). foto: bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa pada sebagian masyarakat sekarang ada kecenderungan untuk jadi single parent dan enggan menikah. Kecenderungan itu terjadi tidak hanya pada perempuan, tapi juga pada laki-laki.

"Jadi single parent bukan karena suaminya meninggal, tapi karena tak ingin menikah," kata Khofifah Indar Parawansa saat memberi sambutan dalam acara "ngunduh mantu" keluarga Dr KH Asep Saifuddin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Siwalankerto Surabaya, Ahad (22/9/2019). Kiai Asep ngunduh mantu untuk pernikahan putranya, Gus Ilyas dengan Ning Nadia.

Menurut Khofifah, jika mereka ingin punya anak, mereka melakukan lewat proses rekayasa teknologi. Bahkan para laki-lakinya cukup menitip sperma.

Kecenderungan enggan nikah itu, tutur Khofifah, mulai terjadi sejak 19 tahun lalu. Dan kini makin banyak dan terbuka dengan alasan Hak Asasi Manusia (HAM).

Karena itu, Khofifah sangat mengharapkan bantuan doa para kiai dan ulama agar kecederungan enggan nikah tersebut tak berkembang, terutama di Jawa Timur. Ia mengapresiasi ceramah Syaikh Muhammad bin Ismail yang mengungkapkan pentingnya pernikahan dan membangun keluarga. Menurut Khofifah, ceramah syaikh dari Makkah itu tidak hanya menyangkut soal nikah, tapi juga membangun peradaban.

(Para kiai dan undangan acara "Ngunduh Mantu" keluarga Dr KH Asep Saifuddin Cahlim di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Surabaya, Ahad (22/9/2019). foto: bangsaonline.com)

Sembari mengharap barakah, Khofifah kembali minta doa para kiai, termasuk Syaikh Muhammad bin Ismail, agar masyarakat Jawa Timur bebas dari kecenderungan single parent dan enggan nikah. Bagi orang yang sudah melakukan, Khofifah berharap segera mendapat hidayah sehingga kembali kepada kehidupan masyarakat seperti pada umumnya.

Syaikh Muhammad bin Ismail sebelum Khofifah menyampaikan sambutan, mengatakan jika kita menikah karena Allah SWT, maka Allah akan memberikan kita kebahagiaan, ketenangan, dan kecukupan semua kebutuhan mempelai. Nikah dan berumah tangga, kata Syaikh, selain untuk mematuhi perintah Allah juga mengikuti sunnah Rasulullah.

Menurut Syaikh, nikah dan membangun rumah tangga sangat penting. “Bahkan tidak akan ada birrul walidain (perbuatan baik anak terhadap orang tua), jika tanpa pernikahan,” kata Syaikh Muhammad bin Ismail dalam bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Dr Muhiburrohman, Rektor Institut KH Abdul Chalim seraya menegaskan bahwa birrul walidain ini bisa memasukkan kita ke dalam surga.

Acara ini diikuti ribuan kiai dan nyai. Dalam acara yang dimulai pukul 7.00 pagi itu, selain dihadiri Syaikh Muhammad bin Ismail dari Makkah, juga hadir KH Abdul Syakur Yasin (Buya Syakur) dari Indramayu Jawa Barat sebagai penceramah.

Hadir juga Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, dan para ulama serta kiai lain dari seluruh Jawa Timur. (tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...