Selasa, 15 Juni 2021 21:11

BBM Naik, Mafia Tetap Jalan, Rakyat Sengsara, PBNU Merasa Berdosa

Jumat, 14 November 2014 18:31 WIB
 BBM Naik,  Mafia Tetap Jalan, Rakyat Sengsara, PBNU Merasa Berdosa
Drs Masduki Baidhlowi, MPd, wasekjen PBNU. Foto: kompas.com

JEMBER(BangsaOnline) Presiden Joko Widodo diminta untuk menjelaskan detail konsep penanganan terhadap masyarakat miskin menjelang rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masduki Baidlowi, ada problem besar yang harus dihitung sebagai imbas terkait rencana kenaikan harga BBM tersebut. Salah satunya masyarakat miskin di Indonesia.

“Ini bukan sikap PBNU yang setuju atau tidak setuju, tetapi lebih kepada bagaimana konsep menangani ini. Sebab jumlah masyarakat miskin menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 28 juta lebih. Kalau BBM naik, mereka yang akan jadi sasaran utama,” katanya dalam acara seminar Unit Kegiatan Pengembangan Keilmuan (UKPK) mahasiswa Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Jawa Timur, Jumat (14/11/2014).

Sementara itu, lanjutnya, jumlah bantuan tunai yang disiapkan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, tidak sebanding dengan jumlah masyarakat miskin yang ada.

“Yang saya dengar, yang akan menerima bantuan tidak sampai 20 juta orang, ini kan persoalan. Untuk itu harus segera diselesaikan,” pintanya.

Belum lagi, lanjut Masduki, persolan mafia migas yang sampai hari ini belum tuntas penanganannya.

“Persoalan mafia migas sudah banyak diungkap oleh media, untuk itu harus dituntaskan oleh pemerintah. Ini kan belum diberesin, beresin dulu persoalan ini. Kalau belum apa- apa, mafia tetap jalan, dan warga yang disengsarakan, saya sebagai pimpinan PBNU dosa kepada masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA : 

Sempat Ada yang Minta Tolong Dipilih, Ternyata Konvensi Capres NU 2024 Hoaks

Felicia, Ditinggal Ghosting Kaesang, Mengapa Bawa-Bawa Pak Jokowi dan Pancasila

Vaksinasi Gotong Royong Kecil dan Jadi Rebutan, Presiden Prioritaskan Batam

Presiden di Kepri, Akui Problem Distribusi Vaksin Tak Gampang karena Kepulauan

Sumber: kompas.com
Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...