Tampak Charles Holland Taylor (kiri berbaju putih), bersama Produser Film Amerika Dominic Jackson (tengah) dan Gus Yahya Cholil Staquf (kanan berpeci putih). Foto: Dok/Bayt Ar-Rahmah.org./Metrotvnews.com
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Nama Charles Holland Taylor menjadi salah satu sorotan publik – terutama warga NU – saat konflik melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Saat itu Rais Aam Syuriah PBNU KH Miftachul Akhyar mencopot pria bule asal Amerika Serikat (AS) itu dari posisinya sebagai Penasehat Khusus Ketu Umum PBNU KH Yahya Cholil Staqus (Gus Yahya) bidang internasional.
Holland Taylor selama ini disebut-sebut pro Zionis. Ia bahkan disebut sebagai pintu masuk para aktivis NU ke Israel. Terutama Gus Yahya. Tentu sekaligus bertemu dengan para tokoh Zionis. Gus Yahya sendiri sempat bertemu Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel yang dijuluki sebagai tukang jagal warga Palestina.
Banyak sekali tokoh NU yang kecewa dengan Holland Taylor.
“Holland Taylor itu banyak merugikan NU,” kata KH As’ad Said Ali, mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) di kantornya di kawasan Tebet Jakarta, Kamis (11/12/2025)
Tapi Gus Yahya selalu beralibi bahwa Holland Taylor sebelumnya juga bersama Gus Dur?
“Gus Dur tak seperti Yahya. Gus Dur itu pintar dan cerdas,” kata Kiai Asad Ali yang pernah menjabat wakil ketua umum PBNU.
Tokoh muda BIN yang lain juga memberi kesaksian. “Kalau Gus Dur, Holland Taylor bertamu diterima. Tapi ditaruh di ruang tamu. Tapi kalau Gus Yahya, Holland Taylor dimasukkan ke dalam rumah,” tegas tokoh BIN itu nimbrung.
Tokoh BIN yang enggan disebut namanya itu mengatakan bahwa sekarang Holland Taylor masih berkomunikasi dengan beberapa kader NU.
“Tapi tak nampak ke permukaan,” kata tokoh BIN yang kader NU itu.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Gus Yahya sendiri mengklaim bahwa jaringan ke Israel itu lebih dulu dilakukan Gu Dur. Sehingga kepergian Gus Yahya ke Israel seolah melanjutkan "misi" Gus Dur.
Ternyata keluarga Gus Dur malah gerah dengan Holland Taylor. Putri Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Waid mengatakan keluarga Gus Dur mencermati tindakan Taylor yang sering mengatasnamakan NU dan mengaitkan dirinya dengan para tokoh NU – termasuk Gus Dur yang wafat pada 1999.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




