Sabtu, 28 Maret 2020 15:14

3 Kloter Perdana Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

Minggu, 18 Agustus 2019 22:15 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
3 Kloter Perdana Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air
Jemaah haji yang baru tiba di tanah air langsung melakukan sujud syukur di Bandara Juanda. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak tiga kelompok terbang (kloter) perdana Debarkasi Surabaya telah tiba di tanah air, Ahad (18/8) dini hari. Mereka masing-masing kloter 1 asal Kabupaten Magetan, kloter 2 asal Kabupaten Ngawi, Ponorogo, dan Surabaya, serta kloter 3 asal Kabupaten Ponorogo juga.

Pesawat terbang Saudi Arabia Airline (SAA) SV 5618 yang menerbangkan jemaah haji kloter satu asal Kabupaten Magetan telah tiba di Bandara Juanda pada Ahad (18/8) pukul 03.49 WIB. Pada kloter satu, terdapat satu jamaah yang masih tertinggal di Saudi Arabia karena sakit stroke dan dirawat di Rumah Sakit An Noor Mekkah.

Menggunakan 10 armada bus, rombongan jemaah haji kloter 1 dibawa ke Debarkasi Surabaya untuk melakukan pemeriksaan dokumen, scanner suhu tubuh, serta pembagian air zam-zam sebanyak 5 liter.

Memasuki hall, jemaah haji melewati thermal scanner, mesin pemantau suhu tubuh jemaah haji.

Budi Hidayat, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya menjelaskan, bila ditemukan ada seorang jemaah yang mengalami peningkatan suhu tubuh, maka akan dibawa ke polikilinik dan langsung segera diobservasi lebih lanjut oleh dokter apakah jemaah haji tersebut mengalami penyakit menular atau tidak. Menurutnya, suhu tubuh normal di ambang batas 37,5.

Jemaah haji juga diimbau untuk memeriksakan kesehatan melalui Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji apabila ada gejala demam dan flu dalam waktu tiga minggu atau 21 hari.

Budi Hidayat menambahkan virus yang diwaspadai adalah virus korona yang menyebabkan flu unta, virus ebola, serta meningitis.

“Jemaah kita baru pulang dari Saudi, ada 3 penyakit yang perlu kita waspadai yaitu mers-cov atau biasa disebut flu unta, meningitis, serta ebola yang sedang merebak di negara Afrika,” katanya.

Kloter dua yang merupakan gabungan dari Kabupaten Ngawi, Ponorogo, dan Surabaya tiba di bandara pukul 05.35 WIB. Pada kloter ini terdapat 1 orang haji yang masih dirawat di KKHI Mekkah. Sarbini Soengeb, jemaah haji asal kabupaten Ponorogo masih dirawat di Arab Saudi karena penyakit komplikasi, serta Amin Sutikno usia 76 tahun asal Kabupaten Ngawi yang wafat di di Arab Saudi karena penyakit stroke yang dideritanya.

Sementara pada kloter tiga asal Kabupaten Ponorogo yang mendarat pukul 09.05 WIB, terdapat dua orang haji yang wafat dan dimakamkan di Arab Saudi. Kedua orang tersebut adalah Kemin Bin Tamangun dan Supiyah Ridwan Kartomangun.

Jamal, Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur menuturkan pemulangan jemaah haji kloter perdana berjalan lancar. Ia bersyukur jumlah jemaah haji Jawa Timur yang meninggal dunia berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga hari ini, tambah Jamal, jemaah haji Jawa Timur yang meninggal dunia sebanyak 37 orang karena berbagai penyakit yang dideritanya.

“Alhamdulillah, pemulangan 3 kloter perdana berjalan lancar, semoga menjadi haji yang mabrur. Hingga hari ini, ada 37 jemaah haji Jawa Timur yang meninggal dunia. Jumlah ini termasuk menurun dibandingkan tahun lalu,” ujar Jamal usai menyambut kloter 3 di Hall Mina. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 02:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*84. Qul kullun ya’malu ‘alaa syaakilatihi farabbukum a’lamu biman huwa ahdaa sabiilaan.Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengeta...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...