Sabtu, 19 Oktober 2019 07:31

45 Desa Alami Kekeringan, Polres Ngawi Turun Tangan Salurkan Air Bersih

Kamis, 01 Agustus 2019 18:49 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
45 Desa Alami Kekeringan, Polres Ngawi Turun Tangan Salurkan Air Bersih
Kapolres saat ikut bantu membagikan air bersih.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 45 desa dari 10 kecamatan di wilayah Ngawi pada awal musim kemarau ini mengalami kekeringan dan kesulitan akan kebutuhan air bersih. Menurut BPBD Ngawi, sebanyak 45 desa itu saat ini mengandalkan air bersih dari dropping tangki.

Hal tersebut menjadikan jajaran Polres Ngawi melakukan dropping air bersih setiap hari sebanyak 2 tangki. Selain dari jajaran Polres Ngawi, dropping air juga dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Ngawi. Karena keterbatasan armada akhirnya dropping air bersih dilakukan dengan sistem bergantian.

Nampak sudah dua hari mulai Rabu (31/7) kemarin sampai hari ini (Kamis, 1/8) jajaran Polres Ngawi melakukan dropping air bersih di desa-desa yang kritis akan kebutuhan air bersih. Misalnya pada hari Kamis (01/08) jajaran Polres Ngawi kembali memberangkatkan dua tangki air bersih ke Desa Mager, Kec. Karang Anyar. 

Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Blora (Jateng) tersebut telah hampir sepekan warganya kesulitan air bersih. Hingga warga harus mengambil air bersih dengan jarak 5 Km dari tempat tinggalnya.

"Hari ini (Kamis) kita mengirimkan dua tangki air bersih, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang mengalami kekeringan," jelas Kapolres Ngawi AKBP.MB.Pranatal Hutajulu pada awak media.

Terlihat para warga desa dengan antusias mengantri untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan dari Polres Ngawi. Selain disalurkan langsung pada warga, juga disalurkan ke tandon-tandon yang telah disiapkan oleh warga. Sebab kekeringan yang melanda desa tersebut merupakan bencana yang dialami setiap tahun di musim kemarau.

"Memang warga saat ini mengalami kesulitan air bersih, untuk mengambil air jaraknya sekitar 5 Km itupun harus antri," terang Kaur Kesra Desa Mager Sujarwo pada BANGSAONLINE.com.

Dan selama musim kemarau warga Desa Mager hanya mengandalkan air dari dropping pihak pemerintah atau yang melakukan dropping air bersih. Biasanya dari PDAM dan BPBD yang sering melakukan penyaluran air. (nal/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...