Minggu, 25 Agustus 2019 00:09

Beraksi di Tempat Sepi, Tersangka Jambret Dibekuk Polres Jombang

Rabu, 15 Mei 2019 18:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Beraksi di Tempat Sepi, Tersangka Jambret Dibekuk Polres Jombang
Tersangka (duduk) saat diamankan di Mapolres Jombang. foto: ist

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Feri Firdaus (28), pelaku jambret asal Dusun/Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan diringkus Satreskrim Polres Jombang, Selasa (14/5) kemarin.

Sebelumnya, tersangka melakukan penjambretan terhadap korban bernama Ani Wahyuningsih (21) warga Desa Gongseng Kecamatan Megaluh. Peristiwa jambret itu terjadi pada akhir bulan Maret lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, menceritakan kronologi penjambretan tersebut, Rabu (15/5/2019). Awalnya, seperti biasa korban pulang kerja mengendarai sepeda motornya melewati jalan di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang.

Namun, selama perjalanan itu korban tak sadar jika sudah dibuntuti oleh pelaku yang juga mengendarai sebuah sepeda motor. Di saat kondisi jalan sepi, pelaku langsing melakukan aksinya merampas sebuah tas cangklong milik korban.

Pelaku langsung menarik tas tersebut hingga membuat talinya putus dan lepas. Setelah berhasil, pelaku langsung kabur meninggalkan korban. Adapun tas korban berisi sebuah HP merk Oppo Neo 5 dan uang tunai Rp. 150 ribu.

Korban langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi.

“Jadi modusnya pelaku mengikuti korban yang mengendarai sepeda motor sendirian. Ketika melewati jalan sepi tersangka menarik tas yang dibawa oleh korban,” ujar Kasatreskrim.

Usai mendapat laporan adanya kasus jambret, Anggota Resmob Polres Jombang langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, didapati informasi bahwa terduga pelaku berada di rumahnya. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan pada Selasa dini hari tadi.

“Sewaktu dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Jombang guna proses lebih lanjut,” tambah Azi.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dengan pasal tentang pencurian dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. Selain menyita barang bukti berupa HP hasil kejahatannya, polisi juga menyita sebuah sepeda motor Honda Supra warna merah hitam yang digunakannya sebagai sarana untuk menjabret.

“Pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun, kami juga ada barang bukti berupa satu unit dosbook hp Oppo Neo 5 dari korban. Kami juga akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan tersangka dengan aksi-aksi jambret lainya,” pungkasnya. (ony/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...