Kamis, 17 Oktober 2019 16:07

Jalur Ngawi Mantingan Kembali Memakan Korban Jiwa

Senin, 22 April 2019 17:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Jalur Ngawi Mantingan Kembali Memakan Korban Jiwa
Kondisi mobil toyota avanza usai alami kecelakaan.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Ganasnya jalur lalu lintas Ngawi Mantingan yang memiliki banyak tikungan kembali membawa korban jiwa. Laka yang membawa 2 korban jiwa sekaligus itu terjadi pada Minggu (21/4) sekitar pukul 19.00 WIB di Jl. Raya Ngawi Mantingan Km 23-24 masuk Desa Karangbanyu, Kec. Widodaren.

Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo mengatakan, kejadian berawal sewaktu kendaraan minibus Avanza nopol W 1990 W yang dikemudikan Teresia Vilvina Ardhani (24) warga Jl. Sabola Pulungan Sedati Sidoarjo itu melaju dari arah Solo menuju Ngawi.

"Kendaraan nahas yang berpenumpang 7 orang tersebut dalam perjalanan pulang ke Sidoarjo setelah berlibur dari Yogyakarta," kata Cipto.

Sesampai di sekitar lokasi kejadian, mobil yang berpenumpang sebagian besar wanita tersebut berusaha menyalip beberapa kendaraan yang melaju di depannya. Tetapi mendadak saat mendekati tikungan, dari arah berlawanan melaju truk tronton nopol F 9428 FC yang dikemudikan Supriyanto (42) warga Desa Karangrejo, Kec. Bancar Tuban.

"Diduga kuat, kejadian kecelakaan itu disebabkan pengemudi Toyota Avanza kurang mengenal medan jalan dengan mendahului kendaraan di depannya tanpa memerhatikan arus lalu-lintas dari arah berlawanan. Karena jarak terlalu dekat, akibatnya langsung menabrak samping kiri depan truk tronton hingga terjun ke parit sedalam 2 meter," jelasnya kepada BANGSAONLINE.com.

Nahasnya lagi, kendaraan Avanza yang terguling di dalam parit tersebut tertimbun puluhan sak semen yang sedang diangkut truk tronton. Hal ini membuat proses evakuasi terhadap para penumpang pun memakan waktu satu jam lebih. Hal tersebut disebabkan banyaknya timbunan semen diatas mobil avanza.

Setelah berhasil dievakuasi, 2 penumpang meninggal d ilokasi kejadian sedangkan 5 penumpang lainnya termasuk sopir dilarikan ke Puskesmas Walikukun. (nal/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...