Sabtu, 20 Juli 2019 23:58

Bupati Jember Dilaporkan Warganya ke Polda Jatim Terkait Dugaan Nepotisme dan Penghinaan

Selasa, 16 April 2019 11:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Bupati Jember Dilaporkan Warganya ke Polda Jatim Terkait Dugaan Nepotisme dan Penghinaan
Kustiono (kiri) menunjukkan tanda terima laporan ke Polda Jatim.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kustiono, warga Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang dan beberapa temannya melaporkan Bupati Jember Faida ke Polda Jatim. Kustiono melaporkan bupati terkait pelanggaran tindak pidana penghinaan terhadap instansi dan nepotisme.

"Memang benar saya dan teman-teman telah melaporkan Bupati Faida, karena dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran pidana. Kemarin, Senin (15/4) kami ke Polda Jatim, dan memasukkan dua laporan tentang Bupati Jember. Pertama, terkait dugaan penghinaan institusi DPR, kedua, tindak pidana nepotisme," kata Kustiono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa pagi (16/4).

Menurut Kustiono, Bupati Jember telah menyampaikan kalimat bernada penghinaan kepada 50 anggota dewan. Hal itu terekam dalam video yang saat ini tersebar dan menjadi viral di medsos. "Apa yang dilakukan oleh bupati perempuan pertama di Jember itu diduga telah melanggar pasal 207 KUHP tentang penghinaan institusi," paparnya.

"Kemudian laporan kedua, terkait nepotisme yang dilakukan, anggaran operasional bupati sejumlah Rp 570 juta yang diberikan kepada Yayasan Bina Sehat," jelas Kustiono.

"Bupati Jember Faida juga melanggar UU Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme," ungkapnya.

Selanjutnya, masih kata Kustiono, pihaknya menunggu langkah dari Polda Jatim dan meminta kepada 50 anggota dewan juga turut bergerak. "Semestinya yang jauh lebih merasa terhina 50 anggota dewan ini. Karena harga dirinya sudah diinjak-injak oleh bupati. Jangan bisanya hanya mengancam aja, kami berharap ada action dari anggota dewan," paparnya. (jbr1/yud/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...