Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menyalami kepala puskesmas yang dilantik.
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan periode krusial dan fase penentuan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Gus Fawait saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan tambahan kepada puluhan tenaga kesehatan yang dipercaya memimpin Puskesmas di berbagai kecamatan. Acara pelantikan tersebut berlangsung di Aula PB Sudirman, Sabtu (10/1/2026).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Dalam sambutannya, Gus Fawait menjelaskan bahwa rotasi dan pergeseran posisi di lingkungan Dinas Kesehatan adalah penyegaran organisasi yang lumrah. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat program prioritas, termasuk layanan kesehatan berbasis home care.
Gus Fawait menekankan bahwa tahun ini adalah masa pembuktian total bagi seluruh jajaran kesehatan.
“Pentingnya sumber daya manusia yang siap bekerja, memiliki visi yang sama, serta komitmen kuat dalam menjalankan program kesehatan untuk masyarakat,” ujarnya.
Bupati Jember memberikan perhatian khusus pada capaian kesehatan daerah yang dinilai stagnan selama satu dekade terakhir. Ia menuntut perubahan nyata, terutama pada tiga masalah utama.
“Secara khusus memberi perhatian pada persoalan stunting, angka kematian ibu (AKI), serta angka kematian bayi (AKB),” tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




