Selasa, 18 Juni 2019 04:41

Hendak Isi Diskusi Publik di Tuban, Rocky Gerung Ditolak 9 Ormas

Senin, 18 Maret 2019 19:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Hendak Isi Diskusi Publik di Tuban, Rocky Gerung Ditolak 9 Ormas
Surat penolakan terhadap kedatangan Rocky Gerung ke Tuban yang disampaikan oleh Karang Taruna dan Sapma Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kehadiran Rocky Gerung sebagai narasumber di kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW) mendapatkan penolakan dari berbagai organisasi di Kabupaten Tuban. Rencananya, diskusi itu akan digelar di Yayasan Pondok Pesantren Yanbu'ul Ulum Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Selasa (19/3) besok. Diskusi tersebut mengambil tema "Membangun Bangsa dari Sudut Pandang Generasi Muda yang Berakal Sehat".

Ada sebanyak 9 organisasi di Kabupaten Tuban yang menolak kedatangan Rocky Gerung di Tuban. Yakni, GP Ansor, Karang Taruna, PMII, KNPI, Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPPP), Pemuda Pancasila, Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), dan perwakilan masyarakat.

Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Tuban, Harun Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (17/3) mengatakan, pihaknya menolak kedatangan Rocky Gerung karena statement-nya dinilai sering memancing provokasi. Menurutnya, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Rocky Gerung dapat mengganggu kondusivitas serta kenyamanan masyarakat Tuban.

"Jangan sampai kehadiran Rocky Gerung bisa memperkeruh situasi Tuban yang sudah aman ini," ujar Harun.

(BACA JUGA: Rocky Gerung Dipastikan Batal ke Tuban, Ketua Yanba'ul Ulum Sebut Penolakan Ada Unsur Politik)

Senada disampaikan Karang Taruna Kabupaten Tuban. Melalui surat resmi yang dikeluarkan organisasi pada Senin (18/3), Sekretaris Karang Taruna Rohmad Agus menyampaikan dua alasan mengapa pihaknya menolak kehadiran Profesor asal Jakarta tersebut ke Bumi Wali.

Pertama, demi menjaga kondisivitas dan kenyamanan masyarakat Tuban. "Karena melihat beberapa statement-nya yang banyak mengandung isi kontroversi di beberapa media sosial maupun staisun televisi," paparnya.

(BACA JUGA: Batal ke Tuban, Rocky Gerung Tetap Isi Acara di Bojonegoro)

"Kedua, hal-hal yang disampaikan Rocky Gerung bisa mengakibatkan terjadinya kerusuhan atau perpecahan terhadap sesama warga Tuban," tambahnya.

Di sisi lain, panitia kegiatan mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait hal ini. Pasalnya, yang berwenang memberikan izin pelaksanaan diskusi adalah polisi. 

“Hasil pertemuan kali ini, diserahkan kepada pihak kepolisian. Karena tanpa izin kepolisian, acara ini tidak bisa berjalan,” ungkap Nur Rahman, penanggung jawab kegiatan. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...