Jumat, 24 Mei 2019 05:05

Beri Insentif 5.000 Guru Madin, Pemkab Pasuruan Siapkan Rp 6 Miliar

Jumat, 15 Maret 2019 19:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Beri Insentif 5.000 Guru Madin, Pemkab Pasuruan Siapkan Rp 6 Miliar
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan Drs. H. Iswahyudi, M.Pd.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Perhatian Bupati Pasuruan di bidang pendidikan keagamaan memang patut diacungi jempol. Tak hanya menyiapkan payung hukum berupa Perda wajib Madin dan perbaikan sarana penunjang kegiatan proses belajar para santri, tapi anggaran miliaran untuk insentif para guru pengajar tak luput dari perhatian daerah.

Bahkan dalam penerapan dan pelaksanaan program, Bupati Pasuruan juga melibatkan tokoh agama, ulama, serta anggota dewan dalam penyusunan program tersebut. Langkah ini dilakukan agar program Madin bisa tersebar merata, serta mampu mengurangi kenakalan remaja ataupun pengaruh budaya jelek yang bertentangan dengan norma agama.

Data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menyebutkan, pada tahun 2019 ini, Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk insentif para guru Madin yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan yang jumlahnya mencapai ribuan itu.

Kepala Dinas Pendidikan Drs H Iswahyudi M.Pd yang dikonfirmasi menjelaskan, alokasi anggaran yang disiapkan untuk guru Madin ada kenaikan pada tahun 2018 lalu. Penerima insentif sebanyak 1.661 ustadz/ustadzah. 

"Untuk tahun 2019 ini jumlah naik dua kali lipat. Tahun ini yang akan mendapat insentif sekitar 5.000 ustadz/ustadzah, masing masing mendapat 100 ribu rupiah," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk besaran nominal insentif yang diterima per orangnya memang tetap. Tapi, jumlah penerima dan guru mengalami kenaikan. 

"ini artinya perhatian Pemkab Pasuruan terhadap pendidikan agama di Pasuruan tetap diperhatikan serius, termasuk pemenuhan sarpras bagi para santri," tambahnya.

Untuk pemberian insentif, lanjut Iswahyudi, pihak Dinas Pendidikan memang tidak memberikan setiap bulan akan tetapi diberikan setiap 6 bulan sekali. 

"Meskipun nilai yang diterima nanti terlihat kecil, setidaknya bisa membantu para guru untuk lebih bersemangat mentransformasikan ilmu kepada para santri," harapnya. (bib/par/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...