Pembangunan Kilang Minyak Terbesar se-Indonesia di Tuban Terkendala, Warga Masih Trauma

Pembangunan Kilang Minyak Terbesar se-Indonesia di Tuban Terkendala, Warga Masih Trauma Perwakilan warga saat menyampaikan pendapatnya dalam sosialisasi pembangunan kilang minyak di Pendopo Kecamatan Jenu, Rabu (9/1).

Ia optimis, ke depan warga akan setuju. Sebab, proyek tersebut merupakan program nasional untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional agar tidak perlu impor. "Harapannya, dengan adanya kilang baru Pertamina hanya impor barang mentahnya saja," ujarnya.

"Ini tahap awal hanya sosialisaisi kepada publik dan belum harga lahan, juga belum final penetapan lokasi," sambungnya.

Menurutnya, berdirinya kilang minyak di Tuban akan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. "Tenaga kerja akan terserap, bahkan warga lokal bisa membuat usaha kecil-kecilan seperti buka laundry, catering, dan kos-kosan," ucapnya. 

"Kami yakin, yang bersikap menolak tadi bukan mewakili secara keseluruhan, dan pasti banyak yang setuju," pungkasnya.

Terpisah, Pemkab Tuban melalui Kabag Humas dan Media, Rohman Ubaid menyatakan, bahwasanya Pemkab tetap mendukung dan mengawal program strategis ini. Ia berharap, adanya proyek tersebut dapat menyejahterakan masyarakat Tuban, khususnya Kecamatan Jenu.

"Adanya sikap penolakan tadi, kita maklumi karena ini pertama. Ada sebagian yang keberatan, karena kemungkinaan kurang paham. Sebab, sebelumnya gak ada sosiliasi lebih detail," ungkap Ubaid sapaan akrabnya.

Diketahui, pembangunan kilang minyak di Tuban membutuhkan lahan seluas 800 hektare dengan reklamasi 300 hektare. (gun/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO