Jumat, 22 Maret 2019 20:08

Jelang Akhir Tahun, DBD Renggut Korban Jiwa di Madiun

Selasa, 18 Desember 2018 19:47 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Jelang Akhir Tahun, DBD Renggut Korban Jiwa di Madiun
Pengasapan (fogging) setelah ada korban jiwa.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Akhir tahun 2018, penyakit demam berdarah (DBD) kembali merenggut nyawa, tepatnya pada Minggu, 16 Desember 2018. Kali ini korbannya seorang ibu muda bernama Eka Sulastri (23), warga RT 12 Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. 

Malang tak bisa ditolak, 3 hari menderita DBD, nyawanya sudak tak tertolong. Hal ini diungkapkan Mardji selaku Kaur Kesra Desa setempat. Mardji mengatakan, korban masuk rumah sakit Panti Waloyo tanggal 13 Desember pukul 10 malam dan meninggal 16 Desember 2018.

“Korban ini masuk rumah sakit dan dirawat selama 3 hari dan pada tanggal 16 desember korban meninggal,” ujar Mardji.

Dia mengungkapkan, di desanya belum pernah ada kasus DB, adanya hanya penyakit demam biasa. "Dan untuk ini sudah sakit demam 2-3 hari sembuh, seperti itu. Sehingga, kita tidak mengerti ini penyakit apa. Terus ada yang meninggal ini, kita baru tahu kalau ini penyakit DB. Saya sendiri belum tahu tentang ciri-ciri penyakit DB," ungkapnya.

Dengan Kejadian warganya yang meninggal dan masih ada yang dirawat di rumah sakit, Mardji diminta mendata nama dan alamat lengkap.

“Bulan kemarin sudah ada kejadian, dan ini baru ada musibah sehingga kita disuruh buat data nama-nama ada 4 orang yang sakit di Desa Luworo termasuk yang meninggal,“ ujarnya.

Pengamatan di lapangan, nampak dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun lambat dalam menangani kasus ini. Hal ini dibuktikan setelah ada warga yang meninggal baru dilakukan fogging. Padahal di desa tersebut sudah ada keluhan penyakit yang diduga DB.

“Lha iya desa sini sudah ada yang sakit panas demam tinggi tapi 3-4 hari sembuh, juga sudah ada yang dirawat di rumah sakit. Tapi kenapa tidak segera dilakukan pengasapan? Katanya mencegah lebih baik daripada mengobati?,” ujar warga yang namanya tidak mau disebutkan. (hen/ian) 

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...