Sabtu, 23 Februari 2019 18:53

Pemilik Rumah Kunci Pintu, Razia Miras di Tuban Nihil Tangkapan

Kamis, 06 Desember 2018 21:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Pemilik Rumah Kunci Pintu, Razia Miras di Tuban Nihil Tangkapan
Petugas tak mendapati aktivitas produksi miras.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Petugas gabungan TNI-Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban menyisir rumah-rumah yang diduga masih digunakan sebagai tempat produksi minuman keras (Miras) jenis arak, Kamis (6/12).

Pantauan BANGSAONLINE.com, setidaknya petugas memeriksa sebanyak tiga lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Semanding yakni, di Desa Perunggahan Kulon, dan Desa Bektiharjo. Ketiga tempat tersebut diduga masih digunakan sebagai tempat produksi miras.

Namun, kali ini petugas terpaksa harus kembali pulang tanpa membawa hasil tangkapan.

Di lokasi pertama, dalam perjalanan patroli sejatinya petugas sempat mengendus aroma miras. Perhatian petugas tertuju pada salah satu rumah. Saat petugas menuju rumah yang dicurigai, ternyata pemilik rumah sudah mengetahui kedatangan petugas. Tak pelak, dengan cepat si pemilik rumah masuk ke dalam serta langsung mengunci semua pintu.

Langkah yang dilakukan pemilik rumah dengan mengunci pintu tersebut membuat petugas tidak bisa berbuat banyak. Tidak mau menyerah begitu saja, petugas berusaha mencari akses untuk masuk ke dalam rumah. Namun karena pagar rumah sangat rapat, petugas terpaksa kembali dengan tangan hampa.

"Tadi kita mencurigai ada aktivitas produksi (miras) di rumah itu, namun kita sedikit kalah cepat sehingga pemilik rumah langsung lari masuk dan mengunci rumahnya. Kita tidak bisa berbuat banyak karena kondisi rumah sangat rapat," ujar Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang.

Lebih lanjut, Joko mengatakan, penyisiran yang dilakukan oleh petugas kali ini memang tidak menentukan target sasaran yang positif ada kegiatan, petugas hanya mendatangi langsung ke lokasi. "Sasaran yang kita tuju kali ini dulu memang pernah menjadi tempat produksi miras," ujar Joko.

Sementara di lokasi kedua, petugas menyisir gudang yang disinyalir menjadi tempat produksi miras dengan berskala besar. Namun setelah disusuri ke dalam gudang, petugas hanya menemukan sisa-sisa aktivitas produksi. Petugas hanya mampu menemukan beberapa barang produksi yang tidak terpakai.

"Kemungkinan ini menjadi tempat pengepakan saja, mungkin produksinya di tempat lain," imbuhnya.

Di tempat ketiga pun demikian, petugas tidak menemukan indikasi aktifitas apapun di rumah yang dituju. Petugas hanya mampu menemukan sisa-sisa aktivitas sebelumnya yang masih tersisa. "Hasilnya nihil, giat kali ini tidak membuahkan hasil apapun sehingga tidak ada barang-barang yang disita," pungkasnya. (gun/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 23 Februari 2019 12:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...