Kamis, 17 Oktober 2019 05:54

Pelaku Jual Beli Anakan Lutung Jawa Diringkus Polisi

Selasa, 04 Desember 2018 16:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Pelaku Jual Beli Anakan Lutung Jawa Diringkus Polisi
Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang C Utomo di hadapan awak media saat menunjukkan hasil penangkapan jual beli satwa liar Luthung Jawa, Selasa (04/12). foto: IWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Farid Kurniawan Santoso (31 tahun) pelaku jual beli Lutung anakan warga Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang, ditangkap polisi. Ia diringkus karena bisnis jual beli satwa yang dijalani melanggar UU.

Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang C Utomo mengatakan, Farid Kurniawan Santoso telah ditetapkan sebagai tersangka dan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan oleh unit Reskrim. 

Dalam menjalankan aksinya, ia memanfaatkan media sosial untuk memasarkan lutung. Apabila ada kecocokan dari pembeli, maka ia langsung mengirimnya via transportasi bus komersil (umum). "Dan pengirimannya dilewatkan transportasi bus komersil (umum) ke arah Arjosari," katanya.

Wakapolres menjelaskan kronlogi penangkapan tersangka berawal pada Rabu (28/11/2018), sekitar pukul 22.30. Saat itu petugas BKSDA memastikan dan mengetahui adanya seseorang membawa hewan satwa. "Mengetahui adanya pelanggaran, maka petugas melakukan penangkapan sekaligus melaporkan serta menyerahkan sepenuhnya ke Polres Makota, untuk penanganannya," jelasnya.

"Akibat perbuatannya tersebut, maka tersangka kita kenakan pasal 21 ayat 2 huruf a Junto pasal 40 ayat 2 UU no. 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA Hayati dan ekosistem. Ancaman hukumannya berupa kurungan penjara selama 5 tahun dan denda maksimal Rp juta," terang pria berpangkat melati satu di pundaknya.

Mamat Ruhimat, Kasi Konservasi BKSDA wilayah 6 Probolinggo Jawa Timur menambahkan, bahwa pihaknya melakukan penjebakan terhadap tersangka sebelum dilakukan penangkapan oleh polisi. Mamat mengaku mengetahui tersangka menawarkan satwa Lutung Jawa sebanyak dua ekor di media sosial seharga Rp 550 ribu/ekor. "Terjual sepasang Luthung anakan usia 3 bulan, sehingga kami mentransfer Rp 1 juta," tambah Mamat.

"Kami akhirnya sepakat janjian di terminal Arjosari, karena pengirimannya lewat bus umum dan transit di Arjosari, setelah mentransfer uang Rp 1 juta," imbuhnya lagi.

"Saat ini untuk keterlibatan jual beli satwa liar dilindungi UU, tengah diselidiki oleh pihak Polres. Dari mana didapatkan, dengan cara apa memilikinya itu kewenangan Polres yang mengetahuinya," pungkasnya. (iwa/thu/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...