Sabtu, 08 Agustus 2020 04:14

Pelaku Jual Beli Anakan Lutung Jawa Diringkus Polisi

Selasa, 04 Desember 2018 16:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Pelaku Jual Beli Anakan Lutung Jawa Diringkus Polisi
Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang C Utomo di hadapan awak media saat menunjukkan hasil penangkapan jual beli satwa liar Luthung Jawa, Selasa (04/12). foto: IWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Farid Kurniawan Santoso (31 tahun) pelaku jual beli Lutung anakan warga Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang, ditangkap polisi. Ia diringkus karena bisnis jual beli satwa yang dijalani melanggar UU.

Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang C Utomo mengatakan, Farid Kurniawan Santoso telah ditetapkan sebagai tersangka dan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan oleh unit Reskrim. 

Dalam menjalankan aksinya, ia memanfaatkan media sosial untuk memasarkan lutung. Apabila ada kecocokan dari pembeli, maka ia langsung mengirimnya via transportasi bus komersil (umum). "Dan pengirimannya dilewatkan transportasi bus komersil (umum) ke arah Arjosari," katanya.

Wakapolres menjelaskan kronlogi penangkapan tersangka berawal pada Rabu (28/11/2018), sekitar pukul 22.30. Saat itu petugas BKSDA memastikan dan mengetahui adanya seseorang membawa hewan satwa. "Mengetahui adanya pelanggaran, maka petugas melakukan penangkapan sekaligus melaporkan serta menyerahkan sepenuhnya ke Polres Makota, untuk penanganannya," jelasnya.

"Akibat perbuatannya tersebut, maka tersangka kita kenakan pasal 21 ayat 2 huruf a Junto pasal 40 ayat 2 UU no. 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA Hayati dan ekosistem. Ancaman hukumannya berupa kurungan penjara selama 5 tahun dan denda maksimal Rp juta," terang pria berpangkat melati satu di pundaknya.

Mamat Ruhimat, Kasi Konservasi BKSDA wilayah 6 Probolinggo Jawa Timur menambahkan, bahwa pihaknya melakukan penjebakan terhadap tersangka sebelum dilakukan penangkapan oleh polisi. Mamat mengaku mengetahui tersangka menawarkan satwa Lutung Jawa sebanyak dua ekor di media sosial seharga Rp 550 ribu/ekor. "Terjual sepasang Luthung anakan usia 3 bulan, sehingga kami mentransfer Rp 1 juta," tambah Mamat.

"Kami akhirnya sepakat janjian di terminal Arjosari, karena pengirimannya lewat bus umum dan transit di Arjosari, setelah mentransfer uang Rp 1 juta," imbuhnya lagi.

"Saat ini untuk keterlibatan jual beli satwa liar dilindungi UU, tengah diselidiki oleh pihak Polres. Dari mana didapatkan, dengan cara apa memilikinya itu kewenangan Polres yang mengetahuinya," pungkasnya. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...