Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Jual Beli Satwa Dilindungi

Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Jual Beli Satwa Dilindungi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko sedang menunjukkan barang bukti saat pers rilis, Rabu (13/10/2021).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Unit I Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mengungkap kasus dilindungi di dua lokasi yang berbeda, yakni Tulungagung dan Jember.

Dari dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE) itu, Anggota Unit I Subdit IV Ditreskrimsus mengamankan dua orang tersangka, yakni VRW berusia 29 tahun dan SFSS berusia 25 tahun.

Kabid Humas , Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan dilindungi terjadi di Dusun Sodo RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Tulungagung. Serta di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, dan di Dusun Krajan RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Kronologinya, pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2021, sekitar pukul 19.30 WIB, petugas Unit I Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus mengamankan pelaku berinisial VRW.

"Penangkapan terduga pelaku ini dilakukan di rumahnya daerah Dusun Sodo RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Kemudian petugas melakukan pengembangan terhadap terduga pelaku yang sudah diamankan," kata Gatot, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan keterangan dari tersangka VRW, pada tanggal 6 Oktober 2021, sekira pukul 02.15 WIB, petugas Unit I Subdit IV Tipidter mengamankan terduga pelaku SFSS di rumahnya, Dusun Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dan di Dusun Krajan II RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

"Kedua tersangka diamankan karena melanggar dasar hukum mengenai memperniagakan satwa dilindungi dalam keadaan hidup dan mati," lanjut dia.

Simak berita selengkapnya ...