Minggu, 25 Agustus 2019 00:15

Kakek di Kasreman Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Seutas Kabel Listrik

Jumat, 23 November 2018 15:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Kakek di Kasreman Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Seutas Kabel Listrik
Kondisi korban saat hendak dievakuasi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Seorang kakek di Dusun Geger Desa Lego Kulon, Kec. Kasreman, Ngawi ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi menggantung di tiang penyangga atap.
Korban bunuh diri diketahui bernama Ngalimun (70). Ia ditemukan tewas menggantung dengan seutas kabel listrik pada Jumat (23/11) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Ngadi (53), tetangganya. Saat itu Ngadi yang melewati depan rumah Ngalimun curiga karena melihat lampu rumah korban masih menyala. Akhirnya Ngadi berusaha mengecek dengan memanggil-manggil nama korban. Akan tetapi dari dalam rumah tidak ada jawaban.

Selanjutnya Ngadi mencoba melihat dari pintu belakang rumah korban. Betapa terkejutnya saat membuka pintu belakang rumah korban yang dalam kondisi tidak terkunci, Ngadimun sudah dalam keadaan menggantung di tiang penyangga atap rumah.

"Saya sewaktu melewati rumah Mbah Mun (Ngadimun) merasa heran lampu dalam rumahnya masih menyala, lalu saya masuk melalui pintu belakang (korban) sudah meninggal," jelas Ngadi (53) saat ditemui BANGSAONLINE.com.

Selanjutnya Ngadii memberitahukan peristiwa tersebut pada warga lain hingga akhirnya sampai ke perangkat desa setempat yang diteruskan pada Polsek Padas.

"Memang korban meninggal dikarenakan bunuh diri, dan selama ini korban hidup sendiri. Dari tubuh korban tidak ditemukan ciri-ciri adanya kekerasan," terang AKP H. Pujianto, Kapolsek Padas pada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/11).

Sedangkan salah satu anak korban, Jariyanto, yang tinggal di Desa Karangasri Kec. Ngawi telah menerima kematian orang tuanya sebagai musibah. Pihak kepolisian pun langsung menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga.

Belum diketahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang mengenaskan tersebut. Pihak keluarga juga mengaku tidak mengetahui. Informasi dari pihak keluarga, Ngadimun tidak mengeluhkan suatu masalah. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...