Selasa, 18 Juni 2019 18:45

Kakek di Kasreman Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Seutas Kabel Listrik

Jumat, 23 November 2018 15:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Kakek di Kasreman Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Seutas Kabel Listrik
Kondisi korban saat hendak dievakuasi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Seorang kakek di Dusun Geger Desa Lego Kulon, Kec. Kasreman, Ngawi ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi menggantung di tiang penyangga atap.
Korban bunuh diri diketahui bernama Ngalimun (70). Ia ditemukan tewas menggantung dengan seutas kabel listrik pada Jumat (23/11) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Ngadi (53), tetangganya. Saat itu Ngadi yang melewati depan rumah Ngalimun curiga karena melihat lampu rumah korban masih menyala. Akhirnya Ngadi berusaha mengecek dengan memanggil-manggil nama korban. Akan tetapi dari dalam rumah tidak ada jawaban.

Selanjutnya Ngadi mencoba melihat dari pintu belakang rumah korban. Betapa terkejutnya saat membuka pintu belakang rumah korban yang dalam kondisi tidak terkunci, Ngadimun sudah dalam keadaan menggantung di tiang penyangga atap rumah.

"Saya sewaktu melewati rumah Mbah Mun (Ngadimun) merasa heran lampu dalam rumahnya masih menyala, lalu saya masuk melalui pintu belakang (korban) sudah meninggal," jelas Ngadi (53) saat ditemui BANGSAONLINE.com.

Selanjutnya Ngadii memberitahukan peristiwa tersebut pada warga lain hingga akhirnya sampai ke perangkat desa setempat yang diteruskan pada Polsek Padas.

"Memang korban meninggal dikarenakan bunuh diri, dan selama ini korban hidup sendiri. Dari tubuh korban tidak ditemukan ciri-ciri adanya kekerasan," terang AKP H. Pujianto, Kapolsek Padas pada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/11).

Sedangkan salah satu anak korban, Jariyanto, yang tinggal di Desa Karangasri Kec. Ngawi telah menerima kematian orang tuanya sebagai musibah. Pihak kepolisian pun langsung menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga.

Belum diketahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang mengenaskan tersebut. Pihak keluarga juga mengaku tidak mengetahui. Informasi dari pihak keluarga, Ngadimun tidak mengeluhkan suatu masalah. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...