Selasa, 20 April 2021 04:47

Geger, Nenek Sebatang Kara di Ngawi Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya

Senin, 01 Maret 2021 20:52 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Zainal Abidin
Geger, Nenek Sebatang Kara di Ngawi Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya
Anggota Polsek Kendal bersama tim identifikasi dari Polres Ngawi saat melakukan evakuasi dan olah TKP. (foto: ist)

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi digegerkan dengan meninggalnya Jarmini (65) di dalam rumahnya, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Janda yang hidup sendirian itu diketahui nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Menunggalnya Jarmini diketahui pertama kali oleh Roni (35), anak kandung Jarmini yang saat itu hendak menjenguk ibunya. Saat akan masuk, Roni mendapati keadaan rumah dalam kondisi sepi. Roni kemudian memanggil-manggil orang tuanya yang tinggal sendirian itu, namun tidak ada jawaban.

"Setelah masuk rumah, ternyata orang tuanya sudah meninggal gantung diri di ruang tengah," jelas AKP Suparno, Kapolsek Kendal saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Senin (1/3/2021).

Selanjutnya, Roni pun memberitahukan keadaan orang tuanya kepada perangkat desa setempat dan dilaporkan ke Polsek Kendal.

BACA JUGA : 

Tegaskan Larangan Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Kapolres Ngawi Ajak Petani Gropyokan

Dukung Program Pemerintah, ​Kodim 0805/Ngawi Gelar Vaksinasi Lansia

Jelang Operasi Ketupat Semeru 2021, ​Forkopimda Ngawi Persiapkan Larangan Mudik

Korban Jiwa Akibat Jebakan Tikus Listrik Marak Lagi, Bupati Ngawi Ajak Kapolres Cek Lapangan

Tak lama kemudian, anggota Polsek Kendal bersama tim identifikasi dari Polres Ngawi melakukan evakuasi dan olah TKP di rumah yang berdinding anyaman bambu tersebut.

"Dari hasil identifikasi dan olah TKP, Jarmini nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri," terang AKP Suparno.

Sementara motif Jarmini nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri diduga kuat karena impitan ekonomi dan tinggal sendirian. Karena pihak keluarga menerima kematian Jarmini sebagai musibah, maka jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (nal/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...