Tersangka saat dimintai keterangan petugas.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) pengeroyokan yang sempat kabur sembilan bulan, berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Krian. Tersangka adalah Eko Prasetyo Widodo (36), warga Desa Tropodo, Krian. Ia diborgol Polisi saat pulang kampung ke rumahnya, Rabu (16/10).
Kapolsek Krian Kompol Saibani melalui Kanit Reskrim Polsek Krian lpda Lutfyanto menuturkan, aksi pengroyokan dilakukan tersangka pada Sabtu (27/1/2018) lalu. Saat itu, Akbar (23), warga asal Mojokerto sedang menunggu di pinggir jalan untuk menjemput pacarnya.
BACA JUGA:
- Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil di Sidoarjo
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- Kasus Perusakan Makam Mbah Dirjo Joyo Ulomo Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejari Sidoarjo
"Kejadiannya pukul 01.30 WIB, di Taman Hiburan Krian, Jalan Raya Tropodo," cetus Lutfyanto, Selasa (30/10).
Tiba-tiba, tersangka yang berboncengan bersama temannya datang menghampiri korban. Ditempat itu, tersangka meminta sejumlah uang kepada korban.
"Pengakuannya untuk tambahan beli miras," sambung Lutfi.
Namun korban yang saat itu seorang diri tidak mau menuruti permintaan tersangka. Kesal permintaannya tak dituruti, tersangka malah memukul muka korban.
"Korban mengalami memar di bagian mata dan muka," jlentre Lutfy.
Setelah memukuli korban, tersangka langsung kabur meninggalkan lokasi tersebut. Sementara itu, korban yang tidak terima dipukuli, langsung pergi melapor ke Mapolsek Krian.
Berbekal laporan tersebut, Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah tersangka. Sayangnya saat itu tersangka sudah kabur meninggalkan rumahnya.
Melihat buronnya kabur, Polisi tidak langsung berputus asa. Polisi terus melakukan pemantauan di rumah tersangka.
Hasilnya tidak sia sia, Polisi berhasil menangkap tersangka saat pulang kampung ke rumahnnya tersebut pada Rabu (16/10) lalu. Kemudian, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Krian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, tersangka juga mengakui jika telah bersembunyi untuk menghindari polisi. Kini tersangka telah meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Krian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




