Selasa, 22 Oktober 2019 16:45

Camat Kanigoro Blitar Kena OTT Pungli Sertifikat Tanah

Jumat, 19 Oktober 2018 17:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Camat Kanigoro Blitar Kena OTT Pungli Sertifikat Tanah
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha saat menunjukkan barang bukti OTT berupa uang yang diduga hasil pungli. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Lagi-lagi, pecah sertifikat tanah di Kabupaten Blitar berbuah Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini Camat Kanigoro berinisial MH dan seorang Kasi Keuangan Kecamatan berinisial SS tersangkut kasus sama seperti OTT sebelumnya, yakni pungutan liar biaya pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, tim Saber Pungli Polres Blitar meng-OTT Camat Kanigoro bersama seorang Kasi Kecamatan Kanigoro berinisial S, di kantor Kecamatan Kanigoro, Kamis (18/10/2018) kemarin.

Kedua ASN ini meminta sejumlah uang jasa untuk mengurus SPPT dan pemecahan dari surat induk.

"Benar tim saber pungli telah mengamankan seorang oknum camat berinisial MH dan seorang Kasi berinisial S. OTT ini terkait dengan pengurusan pecah sertifikat tanah," jelas Anissullah M Ridha, Jumat (19/10/2018).

Menurut Kapolres, OTT ini berawal dari laporan beberapa warga yang merupakan saudara kandung tengah mengurus pecah sertifikat tanah milik orang tuanya. Namun mereka dimintai tarikan uang yang tidak sesuai peraturan dari pengurusan surat tanah, sebesar Rp 15 juta. Laporan ini lantas ditindaklanjuti tim saber pungli. Padahal sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010 dalam pengurusah pecah sertifikat tanah tidak dipunggut biaya apapun.

"Kedua pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kasus sudah kami naikkan ke tahap penyidikan," imbuhnya.

Menurut dia, polisi menerapkan pasal 12 huruf E UU RI nomor 20 tahun 2001 perubahan UU RI nomor 31 th 1999 tentang tindak pidana korupsi. Dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara paling lama 20 tahun atau denda minimal Rp 200 juta paling besar Rp 1 Miliar.

Selain uang tunai, dalam OTT ini petugas juga mengamankan sejumlah dokumen yang digunakan untuk pecah sertifikat tanah. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Senin, 21 Oktober 2019 20:30 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat membantu mengatasi dampak bencana alam akibat angin kencang yang melanda desa sumberbrantas kota Batu, Sabtu malam (19/10). Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Jatim support ...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...