Rabu, 19 Juni 2019 06:50

Camat Kanigoro Blitar Kena OTT Pungli Sertifikat Tanah

Jumat, 19 Oktober 2018 17:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Camat Kanigoro Blitar Kena OTT Pungli Sertifikat Tanah
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha saat menunjukkan barang bukti OTT berupa uang yang diduga hasil pungli. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Lagi-lagi, pecah sertifikat tanah di Kabupaten Blitar berbuah Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini Camat Kanigoro berinisial MH dan seorang Kasi Keuangan Kecamatan berinisial SS tersangkut kasus sama seperti OTT sebelumnya, yakni pungutan liar biaya pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, tim Saber Pungli Polres Blitar meng-OTT Camat Kanigoro bersama seorang Kasi Kecamatan Kanigoro berinisial S, di kantor Kecamatan Kanigoro, Kamis (18/10/2018) kemarin.

Kedua ASN ini meminta sejumlah uang jasa untuk mengurus SPPT dan pemecahan dari surat induk.

"Benar tim saber pungli telah mengamankan seorang oknum camat berinisial MH dan seorang Kasi berinisial S. OTT ini terkait dengan pengurusan pecah sertifikat tanah," jelas Anissullah M Ridha, Jumat (19/10/2018).

Menurut Kapolres, OTT ini berawal dari laporan beberapa warga yang merupakan saudara kandung tengah mengurus pecah sertifikat tanah milik orang tuanya. Namun mereka dimintai tarikan uang yang tidak sesuai peraturan dari pengurusan surat tanah, sebesar Rp 15 juta. Laporan ini lantas ditindaklanjuti tim saber pungli. Padahal sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010 dalam pengurusah pecah sertifikat tanah tidak dipunggut biaya apapun.

"Kedua pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kasus sudah kami naikkan ke tahap penyidikan," imbuhnya.

Menurut dia, polisi menerapkan pasal 12 huruf E UU RI nomor 20 tahun 2001 perubahan UU RI nomor 31 th 1999 tentang tindak pidana korupsi. Dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara paling lama 20 tahun atau denda minimal Rp 200 juta paling besar Rp 1 Miliar.

Selain uang tunai, dalam OTT ini petugas juga mengamankan sejumlah dokumen yang digunakan untuk pecah sertifikat tanah. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...