Senin, 19 Agustus 2019 18:06

Oknum Camat Kanigoro Blitar Tersangka OTT Resmi Ditahan

Rabu, 24 Oktober 2018 12:34 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Oknum Camat Kanigoro Blitar Tersangka OTT Resmi Ditahan
Tim Saber Pungli Polres Blitar menunjukkan barang bukti OTT. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua oknum aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Kanigoro yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim saber pungli Polres Blitar resmi ditahan. Keduanya diketahui sebagai MH Camat Kanigoro dan seorang Kasi berinisial SS. 

Menanggapi hal ini, Bupati Blitar Rijanto mengatakan jika pihaknya menghormati proses hukum terhadap keduanya. Ia juga menyarankan agar kedua oknum ini memberi keterangan yang benar terkait kasus yang membelit keduanya. 

"Kami tidak tahu kejadianya seperti apa. Namun kita menghormati proses hukum dengan mengedepankan asas praduka tak bersalah. Dan harapan kami, keduanya memberi keterangan yang sebenar-benarnya pada polisi," ungkap Rijanto, Rabu (25/10/2018).

Terpisah, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengungkapkan bahwa kedua oknum tersebut saat ini sudah ditahan. Polisi juga masih terus mendalami kasus ini dengan memintai keterangan sejumlah saksi kasus pungli biaya pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tersebut.

Meski begitu kata Anis, pihaknya belum menemukan indikasi praktik haram ini melibatkan pelaku lain. 

"Ini kan tertangkap tangan, jadi kita fokus ke pelaku-pelaku yang terjaring OTT. Kita belum memeriksa aliran-aliran dana yang lain. Kita tidak bicara kemungkinan, kita bicara fakta bahwa saat OTT uang itu ada di tangan kedua tersangka," ungkap Anis.

Pihaknya juga mengungkapkan hingga kini belum menerima laporan adanya korban lain. Namun, ia meminta pada masyarakat untuk melapor kepada polisi apabila merasa menjadi korban pungli. 

"Secara resmi belum ada yang melapor. Kalau memang ada yang merasa dirugikan atas kasus yang sama oleh keduanya, ya silahkan melapor ke kita," imbuh Anis.

Sebelumnya dua oknum camat dan seorang Kasi di Kecamatan Kanigoro diamankan dalam OTT di Kantor Kecamatan Kanigoro Kamis (18/10/2018). Kedua ASN ini meminta sejumlah uang jasa untuk mengurus SPPT dan pemecahan dari surat induk.

OTT ini berawal dari laporan beberapa warga yang merupakan saudara kandung tengah mengurus pecah sertifikat tanah milik orang tuanya. Namun mereka dimintai tarikan uang yang tidak sesuai peraturan dari pengurusan surat tanah, sebesar Rp 15 juta. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...