Selasa, 22 Oktober 2019 16:51

Sikapi OTT Camat Kanigoro, DPRD Blitar: Bupati Harus Serius Lakukan Pengawasan

Minggu, 28 Oktober 2018 21:01 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Sikapi OTT Camat Kanigoro, DPRD Blitar: Bupati Harus Serius Lakukan Pengawasan

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang lagi-lagi melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar mendapat perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar Wasis Kuntho Atmojo mengatakan, tertangkapnya MH Camat Kanigoro bersama SS Kepala Sesi Kecamatan Kanigoro akibat Pungli biaya pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dianggap mencoreng korps ASN di lingkup Pemkab Blitar.

Pihaknya mendesak Bupati Blitar serius melakukan pengawasan terhadap para ASN agar kejadian memalukan ini tak terulang kembali. 

"Hal ini harus mendapatkan perhatian khusus karena bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya kasus serupa juga sempat terjadi pada salah satu oknum lurah. Kami sangat mendukung tekad Bupati Blitar untuk mewujudkan pemerintahan Kabupaten Blitar yang baik. Makanya, kasus itu (OTT) harus menjadi perhatian khusus terutama instansi seperti Inspektorat," jelas Wasis, Minggu (28/10/2018).

Menurut dia, inspektorat harus memaksimalkan pengawasan dan pembinaan mulai tingkat desa hingga kabupaten. Kejadian tersebut harus dijadikan pelajaran agar seluruh ASN di lingkup Pemkab Blitar menjalankan fungsinya secara profesional. Apalagi yang menyangkut dengan pelayanan masyarakat. 

"Pengawasan utamanya harus ditingkatkan. Apalagi di instansi-instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Karena rawan praktek pungli. Jangan sampai ada lagi kasus seperti di Kelurahan Garum atau di Kecamatan Kanigoro," tegasnya.

Sebelumnya Bupati Blitar Rijanto dalam berbagai kesempatan mengaku selalu mengingatkan bawahanya untuk bekerja secara profesional. Demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan maksimal kepada masyarakat. 

"Saya selalu mengingatkan agar mereka (ASN) bekerja secara profesional. Jangan melanggar pakem dan aturan. Agar tidak ada yang terjerat masalah hukum seperti ini. Namun untuk kasus Camat Kanigoro kami tentu ikuti proses hukum yang berlangsung," paparnya.

Menurutnya, meski dua pejabat telah ditangkap, namun aktifitas pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Kanigoro tak terganggu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar pemerintahan berjalan dan tidak terganggu. Masyarakat saya minta juga untuk lebih pandai menyikapi suatu permasalahan yang saat ini sedang terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, dua oknum camat dan seorang Kasi di Kecamatan Kanigoro diamankan dalam OTT di Kantor Kecamatan Kanigoro, Kamis (18/10/2018) lalu. Kedua ASN ini meminta sejumlah uang jasa untuk mengurus SPPT dan pemecahan dari surat induk.

OTT ini berawal dari laporan beberapa warga yang merupakan saudara kandung tengah mengurus pecah sertifikat tanah milik orang tuanya. Namun mereka dimintai tarikan uang yang tidak sesuai peraturan dari pengurusan surat tanah, sebesar Rp 15 juta. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Senin, 21 Oktober 2019 20:30 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat membantu mengatasi dampak bencana alam akibat angin kencang yang melanda desa sumberbrantas kota Batu, Sabtu malam (19/10). Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Jatim support ...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...