Minggu, 18 Agustus 2019 04:46

Pasca OTT, Bupati Sambari Didesak Copot Kepala Inspektorat dan Kepala Diskop

Minggu, 30 September 2018 16:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Pasca OTT, Bupati Sambari Didesak Copot Kepala Inspektorat dan Kepala Diskop
Petugas Tipiter Polres Gresik saat melakukan penggeledahan di Kantor Inspektorat, 19 September lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di kantor Inspektorat Gresik dan diduga melibatkan pejabat Diskop UKM Perindag pada 5 September lalu menyisakan keprihatinan bagi sejumlah ASN dan pejabat di lingkup Pemkab setempat.

Mereka menilai kasus tersebut secara tak langsung menurunkan integritas Inspektorat selaku selaku penegak aturan dan kepegawaian. "Mosok (masak) Mas, Inspektorat selaku OPD penegak hukum ditangkap Saber Pungli. Padahal Inspektorat kan juga masuk tim Saber Pungli," ujar salah satu pejabat Pemkab Gresik kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (28/9/2018).

Untuk itu, ia meminta Bupati Sambari segera mengambil tindakan agar kepercayaan masyarakat, khususnya ASN, terhadap Inspektorat tidak semakin turun. Lebih baik Kepala Inspektorat (Hari Saoerjono) dan Kepala Diskop (Agus Budiono) sementara dirolling (dipindah, red) di jabatan non-OPD. Bisa dirolling ke Staf Ahli atau Asisten, yang penting jabatan non OPD," usulnya.

"Pertimbangan rolling ini juga biar dua kepala OPD itu bisa lebih leluasa menjalani proses hukum sebagai saksi kasus OTT di Polres Gresik," sambungnya.

"Kalau Pak Bupati benar-benar ingin mengembalikan kepercayaan publik terhadap dua OPD tersebut, cara itu bisa diambil. Kalau tidak, itu hak prerogatifnya," pungkasnya.

Sementara Kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, M. Nadlif kepada BANGSAONLINE.com, membenarkan adanya sejumlah masukan seperti itu. "Masukan itu telah ditampung oleh tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Namun, semua keputusan berada di tangan Pak Bupati," katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik, Mujid Riduan, mengaku sangat setuju dengan usulan mutasi kepada Kepala Inspektorat dan Kepala Diskop. "Kalau nanti dalam perkembangannya mereka tak terbukti bersalah, kan bisa dikembalikan lagi (ke jabatan semula, red). Saat ini yang penting adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap 2 OPD tersebut," jlentreh Bacaleg PDIP Dapil III (Menganti dan Kedamean) ini.

Menurut Mujid, pergeseran pejabat yang dilakukan oleh Bupati merupakan konsekuensi dari Pakta Integritas yang mereka ucapkan. "Di mana, pejabat saat dilantik siap dipindah atau dimutasi jika dianggap tak mampu atau bahkan gagal dalam memimpin OPD. Terjadinya OTT itu kan bentuk dua Kepala OPD tersebut gagal dalam menjaga marwah OPD yang dipimpin," pungkas Sekretaris PDIP Gresik ini. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...