Jumat, 15 November 2019 22:09

​Bangkitkan Pasar Tradisional, Disperindag Blitar Rehab Pasar Talun dan Nglegok

Rabu, 12 September 2018 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Bangkitkan Pasar Tradisional, Disperindag Blitar Rehab Pasar Talun dan Nglegok
Puguh Imam Susanto, kepala Disperindag Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk membangkitkan pasar tradisional sebagai salah satu penunjang perekonomian. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), sejumlah gebrakan dilakukan untuk menghidupkan kembali geliat pasar tradisional. Terutama di sejumlah pasar tradisional yang mulai ditinggal pelanggannya.

Tahun ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mencapai Rp 1 miliar, Disperindag Kabupaten Blitar melakukan rehab dan penataan Pasar Talun dan Pasar Nglegok. Saat ini pembangunan sudah mulai dilakukan pihak pelaksana proyek dan sesuai kontrak akan diselesaikan maksimal pada Desember 2018.

"Untuk Pasar Talun dan Pasar Nglegok, pembangunan berupa rehab yang dilaksanakan rehab sedang yang tidak mengharuskan relokasi pedagang. Rehab yang dilakukan diantaranya perbaikan kios serta sarana prasana pasar,” jelas Puguh Imam Susanto, kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Rabu (12/9/2018).

Menurut dia, pasar tradisional semakin tergerus keberadaanya karena hadirnya pasar moderen. Oleh karena itu, perlu upaya-upaya khusus untuk mencegah semakin terpinggirkannya pasar tradisional.

Oleh sebab itu, revitalisasi pasar tradisional akan menjadi perhatian serius sebagai bentuk komitmen sekaligus keberpihakan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.

"Secara bertahap kami akan terus melakukan perbaikan dan rehab untuk pasar-pasar tradisional lainnya yang ada di Kabupaten Blitar," imbuhnya.

Dijelaskan, perhatian terhadap keberadaan pasar tradisional tersebut sebagai bentuk untuk menumbuhkan tingkat perekonomian masyarakat, khususnya pedagang kecil. Ia berharap masyarakat mendukung program tersebut. Dengan ikut serta menghidupkan kembali pasar tradisional dan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai pasar tradisional.

"Tentunya program revitalisasi pasar tradisional ini juga harus didukung masyarakat. Agar ke depan pasar tradisional kembali banyak peminatnya," pungkasnya. (ina/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...