Selasa, 23 April 2019 07:58

Pemkot Malang dan Forkopimda MoU Cegah Radikalisme dan Terorisme

Rabu, 30 Mei 2018 22:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
Pemkot Malang dan Forkopimda MoU Cegah Radikalisme dan Terorisme
Kapolres Makota disaksikan Pjs Wali Kota Malang bersama pimpinan Forkopimda, saat menandatangani kesepakatan bersama anti atau tolak radikalisme maupun terorisme, di ruang sidang Balaikota, Rabu (30/05). Foto: IWAN I/BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang menandatangani kesepakatan bersama di ruangan sidang Balai Kota, Rabu (30/05).  Hal itu dilakukan sebagai pencegahan dan penanggulangan radikalisme atau terorisme.

Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi menyebutkan jika hingga saat ini situasi Kota Malang masih terjaga dengan kondusif. "Keberadaan Kota Malang pun menjadi referensi di tingkat internasional, sebagai kota layak huni dengan kondusivitasnya," ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui aksi terorisme menimbulkan dampak sendiri secara psikologis, sosial, maupun ideologi.

Karena itu, ia berharap sekolah atau kampus memberikan pengawasan secara optimal terhadap kawula muda yang berpotensi dikader oleh jaringan radikal di manapun berada.

"Untuk itu, para rektor, kepala sekolah serta madrasah perlu serius mengantisipasi adanya penyalahgunaan pengajaran agama di sekolah atau di kampus yang berbau radikalisme," tandasnya.

Dalam acara itu, Kapolres, Dandim, Kajari, Rektor berserta semuanya sepakat menolak paham radikalisme berada di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Di penghujung pertemuan itu, semua yang hadir menandatangani kesepatakan bersama upaya pencegahan dan penanggulangan radikalisme atau terorisme. 

Turut hadir pada kesempatan itu, Letkol. Inf. Nurul Yakin, Dandim 0833, Lakoni Amran, SH, MH Kajari Kota Malang, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa pejabat lainnya sekaligus beberapa kepala sekolah SMP, SMA/SMK maupun madrasah. (iwa/thu/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...