Selasa, 23 Oktober 2018 00:38

Pemkot Malang dan Forkopimda MoU Cegah Radikalisme dan Terorisme

Rabu, 30 Mei 2018 22:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
Pemkot Malang dan Forkopimda MoU Cegah Radikalisme dan Terorisme
Kapolres Makota disaksikan Pjs Wali Kota Malang bersama pimpinan Forkopimda, saat menandatangani kesepakatan bersama anti atau tolak radikalisme maupun terorisme, di ruang sidang Balaikota, Rabu (30/05). Foto: IWAN I/BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang menandatangani kesepakatan bersama di ruangan sidang Balai Kota, Rabu (30/05).  Hal itu dilakukan sebagai pencegahan dan penanggulangan radikalisme atau terorisme.

Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi menyebutkan jika hingga saat ini situasi Kota Malang masih terjaga dengan kondusif. "Keberadaan Kota Malang pun menjadi referensi di tingkat internasional, sebagai kota layak huni dengan kondusivitasnya," ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui aksi terorisme menimbulkan dampak sendiri secara psikologis, sosial, maupun ideologi.

Karena itu, ia berharap sekolah atau kampus memberikan pengawasan secara optimal terhadap kawula muda yang berpotensi dikader oleh jaringan radikal di manapun berada.

"Untuk itu, para rektor, kepala sekolah serta madrasah perlu serius mengantisipasi adanya penyalahgunaan pengajaran agama di sekolah atau di kampus yang berbau radikalisme," tandasnya.

Dalam acara itu, Kapolres, Dandim, Kajari, Rektor berserta semuanya sepakat menolak paham radikalisme berada di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Di penghujung pertemuan itu, semua yang hadir menandatangani kesepatakan bersama upaya pencegahan dan penanggulangan radikalisme atau terorisme. 

Turut hadir pada kesempatan itu, Letkol. Inf. Nurul Yakin, Dandim 0833, Lakoni Amran, SH, MH Kajari Kota Malang, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa pejabat lainnya sekaligus beberapa kepala sekolah SMP, SMA/SMK maupun madrasah. (iwa/thu/ian)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...