Hariyanto, Kepala Diskoumnaker Kota Mojokerto.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemkot Mojokerto tengah gencar menekan jumlah pengangguran di daerahnya. Salah satunya melalui pelatihan kerja gratis yang dilaksanakan Dinas Sosial dan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskoumnaker).
Untuk itu, dua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) itu bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK). “Pelatihan ini khusus warga Kota Mojokerto, kita sudah melakukan seleksi,” ungkap Hariyanto, Kepala Diskoumnaker Kota Mojokerto, Senin (5/3) kemarin.
BACA JUGA:
- Jaga Kamtibmas, Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Tawuran dan Perang Sarung
- Wali Kota Mojokerto Beri Penghargaan Dinas Pendidikan OPD Terbaik Usai Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Wali Kota Mojokerto Dorong Posyandu Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Keluarga
- Wali Kota Mojokerto Dorong Optimalisasi KKMP Semakin Mandiri dan Berkembang
Diskoumnaker Kota Mojokerto tahun 2018 mempunyai program pelatihan keterampilan berbagai jenis, seperti service HP dan pelatihan komputer. Menurut dia, pihaknya kini tengah membuka program pemagangan ke Jepang yang gajinya mencapai Rp 30 juta lebih per bulan. “Ini juga bisa dimanfaatkan warga Kota Mojokerto,” tambahnya.
Sementara program di UPT Pelatihan Kerja Mojokerto atau yang lebih dikenal Balai Latihan kerja (BLK) tahun 2018 ini ada 13 paket pelatihan gratis mulai dari teknik bordir, menjahit, las industri, servis motor, komouter, Instalasi dan beragam kegiatan pelatihan gratis.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelatihan Mojokerto Ivan Yudianto mengatakan, ada 208 peserta hasil seleksi yang dilatih oleh instruktur selama 30 – 40 hari, “Harapannya nanti setelah lulus dari BLK mereka lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan, dan kalau ada perusahaan yang berminat nanti akan kita follow up,” pungkasnya. (yep/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




