Selasa, 20 Agustus 2019 13:19

Ratusan APK Paslon Gubernur dan Wagub Jatim Salahi Aturan

Senin, 19 Februari 2018 19:29 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ratusan APK Paslon Gubernur dan Wagub Jatim Salahi Aturan
Syamsul Arifin. foto: Yuniardi Sutondo/bangsaonline

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Panwaslu Kabupaten Pacitan masih menemukan ratusan alat peraga kampanye (APK) milik dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim yang menyalahi ketentuan peraturan perundang-undangan. Ratusan APK tersebut masih tetap terpasang di 121 lokasi di wilayah Kabupaten Pacitan.

"APK-APK itu masih nampak terpasang di 117 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Pacitan," ujar Syamsul Arifin selaku Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Pacitan, Senin (19/2).

Menurut Syamsul, ratusan APK tersebut meliputi baliho sebanyak 63 buah, spanduk 38 buah, stiker 98 buah, dan alat peraga kampanye lainnya sejumlah 21 buah. Ratusan APK milik dua paslon gubernur dan wakil gubernur Jatim itu menyalahi ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Alat Peraga Kampanye. Baik dari sisi desain, jumlah, dan lokasi pemasangannya.

"Terkait temuan APK yang menyalahi aturan tersebut, Panwaslu sudah memberikan rekomendasi kepada KPU guna dilakukan penertiban. Dan KPU sendiri sejatinya sudah berkirim surat ke seluruh parpol pengusung untuk mencopot APK tersebut, akan tetapi mereka bergeming belum mengindahkan imbauan KPU," beber Syamsul.

Secara terpisah, Purbo Hermanu Kabid Trantib Satpol-PP Pacitan menegaskan hari ini (kemarin, red) pihaknya bersama dengan KPU serta Panwaslu berencana turun lapangan guna melakukan pencopotan APK-APK milik dua paslon gubernur dan wakil gubernur Jatim yang ditengarai menyalahi ketentuan. Namun begitu pihaknya menegaskan, persoalan tersebut sejatinya bukan ranah Satpol PP.

"Kami bertindak atas unjuk dan kesepakatan dari KPU serta Panwaslu. Sebab ini tupoksi dari KPU. Kami hanya membantu kegiatan di lapangan," timpalnya ditempat terpisah.

Selain itu, lanjut Purbo, APK-APK yang nantinya dicopot sepenuhnya akan diserahkan ke KPU untuk mereka simpan. "Kami hanya membantu kegiatan lapangan. Selebihnya itu kewenangan KPU," tandasnya. (yun/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...