Sabtu, 21 Juli 2018 10:59

Polres Bojonegoro Bekuk Empat Tersangka Pengedar Uang Palsu

Jumat, 12 Januari 2018 19:15 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Polres Bojonegoro Bekuk Empat Tersangka Pengedar Uang Palsu
Ilustrasi

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Komplotan pengedar uang palsu dibekuk jajaran tim Buser Polres Bojonegoro, Jawa Timur. Para pelaku komplotan pemalsu uang dibekuk dalam waktu berbeda-beda.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro menjelaskan awalnya satu pelaku berinisial SNJ warga Dusun Gumeno, Desa Sambong, Kecamatan Sumberejo yang berhasil diringkus. Modus operandi SNJ saat beraksi menggunakan lembaran uang palsu untuk membeli sepeda motor senilai Rp 3 juta milik salah satu warga di Kecamatan Sumberjo.

"Setelah transaksi jual-beli selesai, korban mengetahui bahwa uang dari tersangka SNJ sebagian adalah palsu. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Sumberejo dan tersangka berhasil kita amankan," jelas Kapolres, Jumat (12/1/18).

Penemuan uang palsu dari tersangka SNJ selanjutnya dikembangkan. Hasilnya, pihak kepolisian berhasil menangkap tiga pelaku lain secara beruntun, antara lain MK (20) warga Jalan Kapten Sidik, Gang Lawak, Desa Pacul, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

AMW (17) warga Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, dan MSA (21) warga Desa Petiyen Tunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

"Dua orang dari Gresik datang ke Bojonegoro untuk membeli handphone dengan uang palsu. Mereka transaksi online di Facebook kemudian mendatangi calon korban," ungkapnya.

Kapolres menyebut empat pelaku tersebut adalah jaringan. Selain itu pengakuan para tersangka uang palsu tersebut didapat dari seseorang di daerah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

"Masih kita dalami dan terus kita kembangkan siapa pencetak lembaran uang palsu tersebut, baik di daerah Lamongan maupun daerah Blora Jawa Tengah," bebernya.

Kapolres mengatakan, peredaran uang palsu ini sebagian besar meniru bentuk lembar mata uang baru nominal Rp 50 ribu maupun Rp 100 ribu. Mata uang baru tersebut masih awam bagi masyarakat. Sehingga dimanfaatkan para pelaku untuk dipalsukan.

"Masyarakat harus jeli. Pesan 3D (dilihat, diraba, diterawang) dari pemerintah sekarang dilupakan, sehingga dengan adanya kasus ini harus digalakkan lagi saat menerima uang baru," ujarnya menambahkan.

Empat pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Kota Bojonegoro. Selain berhasil menangkap empat pelaku polisi juga berhasil menyita jutaan rupiah uang palsu pecahan lima puluh ribuan. (nur/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Sabtu, 21 Juli 2018 10:50 WIB
Assalamualaikum ustaz. Saya mau tanya, saya sudah dilamar bulan Februari lalu. Tapi, sampai bulan Juli ini sya belum dinikahkan juga dengan pria yang melamar saya tersebut. Padahal saya sangat ingin dinikahkan sesegera mungkin setelah khitbah. Pih...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...