Minggu, 21 Oktober 2018 11:59

Ajak Jalan-jalan Anak yang Kecanduan Gadget untuk Selamatkan Mata dari Miopia

Selasa, 02 Januari 2018 10:30 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
Ajak Jalan-jalan Anak yang Kecanduan Gadget untuk Selamatkan Mata dari Miopia
Ada bahaya di balik gadget. foto: mirror.co.uk

LONDON, BANGSAONLINE.com - Saat ini kecenderungan mata anak-anak terkena minus (rabun dekat) cukup tinggi. Hal ini dikarenakan mereka terlalu banyak menghabiskan waktu menatap layar gadget

Dikenal sebagai miopia, angka penderitanya telah berlipat ganda di Inggris selama 50 tahun terakhir. Menurut penelitian terbaru, 16,4% anak-anak Inggris sekarang menderita penyakit ini. Padahal pada tahun 1960-an angkanya baru mencapai 7,2%.

Annegret Dahlmann-Noor, konsultan oftalmologi di Moorfields Eye Hospital di London percaya bahwa kurangnya cahaya alami menjadi penyebab miopia.

"Faktor utamanya nampaknya kurang terpapar sinar matahari langsung, karena anak yang banyak menggunakan komputer atau smartphone atau komputer tablet hanya sedikit memiliki kesempatan untuk berpiknik dan kurang terkena sinar matahari. Ini berisiko menyebabkan rabun dekat," katanya kepada BBC.

“Setengah warga dunia akan terkena rabun pada tahun 2050, - dan komputer adalah penyebab utamanya,” tambah dia.

Beberapa ahli menyarankan agar ada satu jam selama satu hari yang dihabiskan saat matahari bersinar setiap hari, sehingga dapat mengurangi bahaya pada mata yang ditimbulkan oleh penggunaan gandet berlebihan.

"Orang menyadari pentingnya faktor lingkungan, dan saat ini mereka berfokus memberikan banyak waktu untuk mengajak anak-anak kelura rumah. "Penglihatan dipengaruhi oleh kadar atau vitamin D dan hormon. Dan berada di luar rumah bisa menambah kadar vitamin D di tubuh kita," terang Profesor Kathryn Saunders dari Universitas Ulster.

Mike Bowen, Direktur Penelitian untuk College of Optometris mendorong orang tua agar melakukan tes mata anak-anak, terutama yang mempunyai garis keturunan berkacamata. "Penelitian menunjukkan bahwa intervensi dini dapat membantu memperlambat peningkatan miopia lebih lanjut, jadi tes penglihatan pada anak-anak yang paling berisiko terkena miopia sangat penting."

Sumber: mirror.co.uk
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...