Sabtu, 16 November 2019 09:19

Dinkes Kabupaten Blitar Mencatat Ada 502 KIPI Selama Pelaksanaan Imunisasi MR

Rabu, 04 Oktober 2017 15:50 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Dinkes Kabupaten Blitar Mencatat Ada 502 KIPI Selama Pelaksanaan Imunisasi MR
Ilustrasi

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat 502 kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pasca pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR). Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, Krisna Yekti menjelaskan, 502 KIPI itu dengan rincian sebanyak 339 anak, mual dan muntah 150 anak, batuk pilek 151 anak, diare 57 anak, gatal dan timbul bercak di tubuh 57 anak, pusing 66 anak, kejang 13 anak, dan sesak nafas 6 anak.

Menurut Krisna, meski ada ratusan KIPI, namun kini semua anak yang mengalami KIPI itu sudah dipastikan kondisinya sembuh dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Meskipun sebelumnya ada beberapa yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Alhamdulillah, meskipun sempat ada yang dirawat di rumah sakit, semua anak yang mengalami KIPI ini sudah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing. Karena begitu ada laporan KIPI, petugas dari Dinas Kesehatan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan," jelas Khrisna Yekti, Rabu (4/10).

Bagi anak yang mengalami KIPI, lanjut Krisna, untuk biaya pengobatan sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah. Sehingga orang tua tidak dipungut biaya sedikitpun. "Untuk biaya yang mengalami KIPI sepenuhnya kita yang menanggungnya," imbuhnya

Lebih lanjut Khrisna Yekti menjelaskan, pencapaian real imunisasi MR di Kabupaten Blitar mencapai 99,31 persen, sedangkan capaian secara proyeksi sekitar 104,87 persen. Angka ini sudah jauh melampaui target yang sudah ditentukan Pemerintah Pusat yakni sekitar 95 persen.

Dari total target sasaran 253.536 anak, ada beberapa anak yang tidak melakukan imunisasi MR dikarenakan memiliki keyakinan tersendiri dan menolak melakukan imunisasi, dengan menandatangani surat pernyataan. "Yang menolak jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah sasaran," terang Khrisna. (blt1/tri/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...