Rabu, 22 Mei 2019 17:03

Dinkes Kabupaten Blitar Mencatat Ada 502 KIPI Selama Pelaksanaan Imunisasi MR

Rabu, 04 Oktober 2017 15:50 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Dinkes Kabupaten Blitar Mencatat Ada 502 KIPI Selama Pelaksanaan Imunisasi MR
Ilustrasi

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat 502 kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pasca pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR). Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, Krisna Yekti menjelaskan, 502 KIPI itu dengan rincian sebanyak 339 anak, mual dan muntah 150 anak, batuk pilek 151 anak, diare 57 anak, gatal dan timbul bercak di tubuh 57 anak, pusing 66 anak, kejang 13 anak, dan sesak nafas 6 anak.

Menurut Krisna, meski ada ratusan KIPI, namun kini semua anak yang mengalami KIPI itu sudah dipastikan kondisinya sembuh dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Meskipun sebelumnya ada beberapa yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Alhamdulillah, meskipun sempat ada yang dirawat di rumah sakit, semua anak yang mengalami KIPI ini sudah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing. Karena begitu ada laporan KIPI, petugas dari Dinas Kesehatan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan," jelas Khrisna Yekti, Rabu (4/10).

Bagi anak yang mengalami KIPI, lanjut Krisna, untuk biaya pengobatan sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah. Sehingga orang tua tidak dipungut biaya sedikitpun. "Untuk biaya yang mengalami KIPI sepenuhnya kita yang menanggungnya," imbuhnya

Lebih lanjut Khrisna Yekti menjelaskan, pencapaian real imunisasi MR di Kabupaten Blitar mencapai 99,31 persen, sedangkan capaian secara proyeksi sekitar 104,87 persen. Angka ini sudah jauh melampaui target yang sudah ditentukan Pemerintah Pusat yakni sekitar 95 persen.

Dari total target sasaran 253.536 anak, ada beberapa anak yang tidak melakukan imunisasi MR dikarenakan memiliki keyakinan tersendiri dan menolak melakukan imunisasi, dengan menandatangani surat pernyataan. "Yang menolak jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah sasaran," terang Khrisna. (blt1/tri/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...