Sabtu, 11 Juli 2020 10:50

Dinsos Gresik Bantu 23 Penyandang Tuna Netra

Senin, 24 Juli 2017 10:59 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Dinsos Gresik Bantu 23 Penyandang Tuna Netra
Kadinsos Gresik, Sentot Supriyohadi (dua dari kiri) saat menemui para penyandang tuna netra. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Gresik memberikan bantuan kepada 23 penyandang tuna netra di kantor Dinsos, Jalan KH. Wachid Hasyim, kemarin. Mereka menerima bantuan sebesar Rp 5-9 juta rupiah yang diberikan oleh Kepala Dinsos, Sentot Supriyohadi. 

Ajim (46), salah satu penerima bantuan dana hibah menyatakan sangat berterimakasih. Warga Sedapurklagen Kecamatan Benjeng Gresik ini menyatakan, sangat mendukung upaya Dinsos dalam pemberdayaan masyarakat miskin.

”Saya merasakan, karena saya diajak ikut serta oleh Dinsos Gresik untuk merealisasikan bantuan ini ke Kementerian Sosial di Jakarta,” akunya.

Sementara Sentot Supriyohadi mengatakan total bantuan dana hibah langsung dalam negeri dalam bentuk uang Kemensos tahun 2017 sebesar Rp 150 juta rupiah yang diperuntukkan kepada 23 orang penyandang Tuna Netra anggota Pertuni.

"Bantuan yang diterima mereka bervariasi besarannya, tergantung proposal yang mereka ajakun. Ada yang terima Rp 5 juta. Bahkan ada yang menerima Rp 9 juta. Tidak sama, tergantung proporsal pengajuan kebutuhannya, " ujat Sentot didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Suyono.

Uang bantuan itu akan digunakan untuk membeli kebutuhan para penyandang tuna netra. "Misalnya tempat tidur, dipan, kasur, almari, kipas angin, meja kursi, gorden dan lainnya. Pokoknya semua peralatan yang membantu dalam pelaksanaan pijat memijat," paparnya.

Sebelumnya 23 tuna netra anggota Pertuni Gresik ini memang telah menerima mengikuti pelatihan memijat yang diadakan oleh Kementerian Sosial. Hasilnya, saat ini mereka sudah memanfaatkan pelatihan tersebut untuk membuka praktek. “Insya Allah saat ini mereka sudah berpengalaman. Semoga dengan bantuan ini usaha mereka bisa berkembang,” harapnya.

Sentot berharap agar semua penyandang tuna netra di Gresik bisa bergabung ke Pertuni. "Sehingga, kami bisa mengakomodir kepentingan mereka semuanya. Setelah bantuan ini, penyandang tuna netra lain anggota Pertuni juga bisa dapat," pungkasnya. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...