Minggu, 19 Mei 2019 16:35

Wisatawan Telaga Ngebel Turun 30 Persen

Selasa, 04 Juli 2017 23:44 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yahya
Wisatawan Telaga Ngebel Turun 30 Persen
Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Sapto Jatmiko.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Selama liburan Lebaran, jumlah pengunjung Telaga Ngebel yang menjadi salah satu tujuan wisata di Ponorogo mengalami penurunan yang cukup drastis.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo Sapto Jatmiko, jumlah pengunjung pada libur Lebaran pada tahun ini menurun hingga 30 persen dibandingkan jumlah pengunjung pada tahun 2016.

Ia menuturkan, pendapatan yang masuk dalam lima hari terakhir, yaitu hanya Rp 40 juta. Sedangkan pada periode yang sama pada tahun 2016, pendapatan dari Telaga Ngebel yang masuk ke kas daerah mencapai Rp 60 juta.

“Ada penurunan yang cukup signifikan pada libur Lebaran tahun ini,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/7).

Padahal, menurut dia, momen libur Lebaran menjadi salah satu kesempatan bagi pemerintah untuk menggenjot sumber pendapatan dari sektor pariwisata. Pada hari biasa, dalam sepekan pemerintah hanya bisa menyetor pendapatan dari Telaga Ngebel sekitar Rp 6 juta.

Menurut Sapto, penurunan pengunjung ini dipengaruhi berbagai faktor, antara lain bencana alam. Peristiwa bencana alam tanah longsor di Kecamatan Pulung beberapa bulan lalu secara tidak langsung juga berdampak pada tingkat kunjungan wisata di Ngebel.

“Sejak bencana itu terjadi, banyak isu yang beredar bahwa setelah Pulung nanti ke Ngebel. Dan isu tersebut ternyata juga dipercaya masyarakat,” ujar dia.

Selain faktor bencana alam, akses jalan yang rusak juga dianggap menjadi penyebab turunnya jumlah pengunjung. Sapto mengakui akses menuju ke Telaga Ngebel banyak yang rusak dan kondisi tersebut membuat wisatawan enggan untuk berwisata ke tempat tersebut.

Meski mengalami penurunan pengunjung, ia meyakini target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata, yaitu senilai Rp 1 miliar bisa terealisasi hingga akhir tahun 2017. Saat ini realisasi PAD sudah mencapai 50 persen. (yah/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...