Sabtu, 21 Juli 2018 18:10

Kembangkan Desa Wisata, Pemkab Ponorogo-Perhutani Bikin MoU

Rabu, 10 Mei 2017 03:16 WIB
Wartawan: Yahya
Kembangkan Desa Wisata, Pemkab Ponorogo-Perhutani Bikin MoU
Bupati Ipong Muchlissoni bersama Adm KPH Lawu DS Yono Sahyono usai penandatanganan MoU. foto: YAHYA/ BANGSAONLINE

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Meningkatnya permohonan menjadi desa wisata yang sebagian besar lahannya dimiliki oleh Perhutani membuat Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pariwisata menjalin kesepahaman. Perjanjian ini tertuang dalam MoU yang dilakukan oleh kedua belah pihak di Pringgitan, Selasa (9/5).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo Sapto Djatmiko, dalam mengelola desa wisata pihaknya memerlukan payung hukum sehingga perlu dilakukan MoU antara Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan Perhutani.

“Sampai dengan saat ini sudah ada 95 desa yang mengajukan izin menjadi desa wisata yang memiliki konsep ekonomi kreatif lokal. Sehingga apabila sudah terjalin kesepahaman antar berbagai pihak yang terkait, maka tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan dan tidak menimbulkan masalah,” ujar Sapto.

Setelah ditandatanganinya MoU ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada desa-desa yang berkomitmen terhadap pengembangan wisata. Kemudian pihaknya juga mengadakan pembicaraan dengan desa-desa terkait pembagian keuntungan antara desa setempat dengan pihak Perhutani. Dengan adanya MoU ini diharapkan kawasan desa wisata benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Sementara menurut Adm KPH Lawu DS, Yono Cahyono, menjelaskan, sampai saat ini ada 20 titik yang akan dikembangkan menjadi kawasan wisata. “Namun, ke depan bisa lebih dari 20 titik karena tempat wisata itu tergantung dari sudut pandang seni dan keindahan. Pohon pinus dikasih bangku saja sudah bisa menjadi tempat wisata,” ujar Yono.

Pada prinsipnya Perhutani siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang payung hukumnya sudah ditandatangani. Nanti setiap lokal wisata akan ada perjanjian kerja sama (PKS) sehingga ada kejelasan dalam teknis dan kegiatannya.

Bupati Ponorogo menyambut baik atas MoU yang telah dilakukan dengan Perhutani. “Kami ingin menggerakkan ekonomi kreatif melalui wisata lokal, namun tidak mungkin semua dikembangkan. Saya berharap ada skala prioritas 5 titik desa wisata dahulu yang benar-benar dikelola dengan baik sehingga hasil yang didapatkan bisa maksimal,” pungkas Bupati Ipong.

Sementara, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Anam Ardiansyah mengatakan, pihaknya mengaku lega dengan adanya MoU yang menjadi payung hukum pengembangan desa wisata.

“Kita akan terus bergerak bersama dengan Dinas Pariwisata untuk meningkatkan wisata melalui pengembangan kawasan desa wisata yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat,” ujar Anam.(yah/rd)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 21 Juli 2018 10:50 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...