Rabu, 05 Agustus 2020 00:37

Jadi Target Teror ISIS, Banser Jatim Siap Mati Syahid

Selasa, 04 Juli 2017 22:37 WIB
Wartawan: M Didi Rosadi
Jadi Target Teror ISIS, Banser Jatim Siap Mati Syahid
Gus Abid, Dansat Korwil Banser Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Setelah menjadikan polisi sebagai target sasaran penyerangan, kini Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) menjadikan Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai target sasaran mereka. Ancaman itu tidak main-main, karena disampaikan di kantor Polsek Metro Kebayoran Lama yang notabene adalah institusi penegak hukum. Surat ancaman itu disertai juga dengan bendera ISIS yang dipasang di pagar kantor polisi tersebut.

Menyikapi ancaman tersebut, Banser di Jawa Timur mengambil sikap waspada dan tetap berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Sebab, ISIS atau simpatisannya juga diduga kuat ada di Jawa Timur. Terbukti beberapakali Densus 88 berhasil mengamankan simpatisan ISIS di wilayah Jatim.

Komandan Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Jatim, Muhammad Abid Umar menegaskan, Banser siap mati syahid demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bagi Kami ini adalah risiko perjuangan mempertahankan dan menjaga tegaknya NKRI. Bagi kami, apabila kami mati dalam mempertahankan NKRI, maka kami mati dalam keadaan syahid,” ujar pria yang akrab disapa Gus Abid itu, Selasa (4/7).

Menantu Ketua PWNU Jatim, KH. Hasan Muttawakil Alallah ini mengungkapkan, meskipun Ansor dan Banser sudah menjadi target teror dari kelompok radikal dan anti NKRI, namun pihaknya tak akan mengambil langkah sendiri. Dirinya menginstruksikan Banser di setiap tingkatan agar berkoordinasi dengan jajaran kepolisian.

Gus Abid menambahkan, meskipun Banser tidak reaktif menyikapi teror tersebut. Namun pihaknya siap menggerakan kekuatan Banser bila dibutuhkan negara. Menurutnya, sikap Ansor dan Banser sudah jelas konsisten menolak Khilafah Islamiyah/Daulah Islamiyah. Sebab bagi Ansor-Banser NKRI dan Pancasila sudah final.

“Kami tidak takut, siapapun yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan NKRI akan berhadapan dengan Ansor dan Banser. Tapi kami tidak akan reaksioner apalagi melampaui kewenangan aparat penegak hukum. Namun, kapan pun dan berapa pun anggota Banser Jatim dibutuhkan, kami akan kerahkan,” pungkas kader muda NU tersebut.

Seperti diketahui, berulangkali ISIS menyebut Ansor dan Banser sebagai musuh mereka. Hal itu disampaikan secara terbuka dalam video yang diunggah di youtube. Terbaru, ISIS maupun kelompok yang diduga kuat simpatisan ISIS kembali menyampaikan ancaman kepada Ansor dan Bansor dalam sepucuk surat yang ditaruh di kantor Polsek Metro Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (mdr)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...