Selasa, 20 Agustus 2019 15:39

Jadi Target Teror ISIS, Banser Jatim Siap Mati Syahid

Selasa, 04 Juli 2017 22:37 WIB
Wartawan: M Didi Rosadi
Jadi Target Teror ISIS, Banser Jatim Siap Mati Syahid
Gus Abid, Dansat Korwil Banser Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Setelah menjadikan polisi sebagai target sasaran penyerangan, kini Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) menjadikan Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai target sasaran mereka. Ancaman itu tidak main-main, karena disampaikan di kantor Polsek Metro Kebayoran Lama yang notabene adalah institusi penegak hukum. Surat ancaman itu disertai juga dengan bendera ISIS yang dipasang di pagar kantor polisi tersebut.

Menyikapi ancaman tersebut, Banser di Jawa Timur mengambil sikap waspada dan tetap berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Sebab, ISIS atau simpatisannya juga diduga kuat ada di Jawa Timur. Terbukti beberapakali Densus 88 berhasil mengamankan simpatisan ISIS di wilayah Jatim.

Komandan Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Jatim, Muhammad Abid Umar menegaskan, Banser siap mati syahid demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bagi Kami ini adalah risiko perjuangan mempertahankan dan menjaga tegaknya NKRI. Bagi kami, apabila kami mati dalam mempertahankan NKRI, maka kami mati dalam keadaan syahid,” ujar pria yang akrab disapa Gus Abid itu, Selasa (4/7).

Menantu Ketua PWNU Jatim, KH. Hasan Muttawakil Alallah ini mengungkapkan, meskipun Ansor dan Banser sudah menjadi target teror dari kelompok radikal dan anti NKRI, namun pihaknya tak akan mengambil langkah sendiri. Dirinya menginstruksikan Banser di setiap tingkatan agar berkoordinasi dengan jajaran kepolisian.

Gus Abid menambahkan, meskipun Banser tidak reaktif menyikapi teror tersebut. Namun pihaknya siap menggerakan kekuatan Banser bila dibutuhkan negara. Menurutnya, sikap Ansor dan Banser sudah jelas konsisten menolak Khilafah Islamiyah/Daulah Islamiyah. Sebab bagi Ansor-Banser NKRI dan Pancasila sudah final.

“Kami tidak takut, siapapun yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan NKRI akan berhadapan dengan Ansor dan Banser. Tapi kami tidak akan reaksioner apalagi melampaui kewenangan aparat penegak hukum. Namun, kapan pun dan berapa pun anggota Banser Jatim dibutuhkan, kami akan kerahkan,” pungkas kader muda NU tersebut.

Seperti diketahui, berulangkali ISIS menyebut Ansor dan Banser sebagai musuh mereka. Hal itu disampaikan secara terbuka dalam video yang diunggah di youtube. Terbaru, ISIS maupun kelompok yang diduga kuat simpatisan ISIS kembali menyampaikan ancaman kepada Ansor dan Bansor dalam sepucuk surat yang ditaruh di kantor Polsek Metro Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (mdr)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...