Selasa, 23 Januari 2018 03:04

Ini Bahayanya Bagi Kesehatan jika Menonton Televisi Terlalu Lama

Senin, 05 Juni 2017 14:45 WIB
Ini Bahayanya Bagi Kesehatan jika Menonton Televisi Terlalu Lama

Oleh: Lely Zuliana*

TELEVISI adalah sebuah media telekomunikasi yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Dewasa ini, televisi tentu tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari, baik untuk mencari informasi terkini, maupun sekadar mencari hiburan. Dari televisi, kita bisa mendapat banyak informasi yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan.

Namun, tahukah Anda bahwa televisi memiliki efek buruk jika ditonton terlalu lama. Mungkin sebagian dari masyarakat hanya mengetahui jika menonton televisi terlalu lama dapat menyebabkan sakit mata, tetapi selain itu, masih banyak masalah kesehatan lain yang ditimbulkan akibat terlalu lama menonton televisi. Misalnya, penyakit degeneratif dari penuaan dan bahkan penyakit kronis.

Berikut ini berbagai bahaya menonton televisi terlalu lama bagi kesehatan:

1. Sakit mata

Menonton televisi terlalu lama dapat menyebabkan sakit mata, terutama ketika menonton televisi di ruangan yang gelap. Mata memfokuskan pada salah satu objek televisi yang dapat membuat mata tegang, dan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama mata bisa sakit.

2. Jam tidur malam yang tidak teratur

Tubuh membutuhkan waktu istirahat malam yang cukup untuk mempertahankan tubuh itu sendiri. Menonton televisi terlalu lama hingga larut malam akan berdampak pada menurunnya kualitas kesehatan tubuh dari hari ke hari.

3. Obesitas (Penambahan berat badan berlebih)

Menonton televisi terlalu lama akan menyebabkan tubuh jarang bergerak dalam waktu yang relatif lama. Maka kerja metabolisme tubuh kurang maksimal, karena kurangnya bergerak, hal ini dapat menjadi pemicu obesitas atau kegemukan itu sendiri.

4. Penyakit jatung

Berdasarkan penelitian di Australia, terungkap bahwa menonton televisi lebih dari 4 jam dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

5. Diabetes

Berdasarkan Journal of American Medical Association tahun 2003, menunjukkan bahwa risiko diabetes meningkat pada mereka yang menonton televisi selama 2 jam sehari. Bahkan pada pria 3 kali lebih berisiko menderita diabetes tipe 2.

*Penulis adalah mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang.

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...