Minggu, 21 Oktober 2018 11:58

Protes Harga Telur Anjlok, Peternak di Blitar Bagikan 1 Ton Telur dan Ribuan Ingkung Ayam

Selasa, 07 Maret 2017 14:23 WIB
Wartawan: Akina Nur Al Ana
Protes Harga Telur Anjlok, Peternak di Blitar Bagikan 1 Ton Telur dan Ribuan Ingkung Ayam
Aksi ribuan peternak ayam di Kabupaten Blitar yang memprotes anjloknya harga telur. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sekitar tujuh ribu peternak kabupaten Blitar membagi-bagikan telur gratis kepada pengguna jalan didepan kantor sekretariat Pemkab Blitar di jalan raya Kanigoro, Selasa (07/03). Tak hanya itu mereka juga membawa sekitar 2.500 ingkung ayam untuk dimakan bersama.

Aksi bagi-bagi telor dan ingkung ayam tersebut dilakukan para peternak yang tergabung dalam PPRN (Paguyuban Peternak Rakyat Nasional) kabupaten Blitar sebagai keprihatinan atas anjloknya harga telur selama empat bulan terakhir.

Rofi Asifun, ketua PPRN kabupaten Blitar mengatakan acara tersebut digelar sebagai bentuk kesedihan dan keprihatinan peternak atas anjloknya harga telur. Sehingga dengan sedekah dan doa bersama, diharapkan ke depan harga telur akan kembali normal. "Dengan sedekah dan doa bersama kita berharap ke depan harga telur bakal segera kembali normal," papar Rofi Yasifun.

Menurutnya harga telur saat ini anjlok jauh di bawah harga standar yakni Rp 16.000 per kilogramnya, menjadi Rp 13.000 per kilogramnya. Padahal harga di pasaran saat ini masih dijual dengan harga Rp 18.000 per kilogram. Dengan anjloknya harga tersebut, peternak kebingungan karena harga jual telur tidak bisa menutup biaya pakan.

"Bahkan keadaan seperti ini sudah berjalan sejak Desember 2016 lalu, dan jika ini terus berlanjut kita bisa terancam gulung tikar (bangkrut)," imbuhnya.

(BACA JUGA: Resah, Peternak Blitar Boikot Produk Pakan Pabrikan)

Rofi mengaku, ia mewakili seluruh peternak Indonesia sudah mengadukan masalah ini sampai ke Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dan Industri. Namun beberapa kebijakan pemerintah hingga saat ini dinilai belum berpihak pada kepentingan rakyat. Karena saat ini regulasi kebijakan pemerintah masih berpihak pada pemodal besar. Otomatis peternak rakyat kalah modal.

"Kalau pengusaha modal besar yang menguasai suplai pakan dan telur untuk ternak masuk ke pasar tradisional, maka kita sudah jelas kalah," keluhnya.

Sementara Bupati Blitar, Rijanto yang bergabung dengan peternak mengatakan jika pihaknya menjanjikan akan segera menfasilitasi kepentingan peternak ini ke pemerintah pusat. Hal ini agar harga telur di kabupaten Blitar yang menjadi penyuplai 30 persen telur nasional bisa kembali normal.

"Kesulitan dan masalah yang dialami para peternak ini juga merupakan kesulitan dan masalah yang dirasakan pemerintah kabupaten. Untuk itu minggu depan kita akan bersama-sama meminta pemerintah pusat untuk membangu mencari jalan keluar," jelasnya.

Dalam acara tersebut, selain doa bersama, bagi-bagi telur, dan makan ingkung bersama, juga dilakukan aksi teatrikal oleh para peternak yang menggambarkan keadaan dan kesulitan yang dihadapi para peternak di kabupaten Blitar. (blt1/tri/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...