Sabtu, 14 Desember 2019 09:57

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan di Desa Karang Tengah Banyumas

Senin, 15 Agustus 2016 13:31 WIB
Wartawan: Dicky Edyano
Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan di Desa Karang Tengah Banyumas

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Anggota Reskrim Polres Banyumas berhasil mengungkap identitas korban dan pelaku kasus pembunuhan di Dusun Menggala, Karang Tengah, Kecamatan Cilongok yang terjadi Rabu (27/8) lalu.

Pelakunya adalah Muftiono Musahid (41), warga Desa Dawuhan, Kecamatan Kedungbanteng.

Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arif Setiawan SIK SH M.hum, menyampaikan, Muftiono tega membunuh rekannya sendiri, yakni (SS) Sri Supartini (42), warga Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, karena urusan uang.

“Jadi korban pernah menitipkan uang hasil kerjanya saat jadi TKW, jumlahnya sampai Rp 6 juta. Tapi oleh pelaku dipakai untuk keperluan pribadi, dan waktu itu korban menagih uangnya, tapi pelaku tidak bisa mengembalikan,” kata Kapolres, kepada Bangsaonline, Senin (15/8).

Lanjut Gidion, terungkapnya identitas pelaku dan korban itu berawal dari secarik kertas dalam tas yang ditemukan di lokasi penemuan mayat. Pada kertas tersebut berisi nomor telepon dan alamat atas nama, Marlin Wijaya.

“Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Marlin Wijaya, Karena dari kertas ini, kami bisa menelusuri jejak. Tas itu milik Marlin, mungkin karena sudah tidak pernah dipakai akhirnya dibuang atau diberikan pada orang dan sampai pada tangan korban,” kata Gidion.

Berawal dari identitas yang ada di secarik kertas itu, polisi bisa menelusuri identitas korban, kronologi hingga penangkapan pelaku.

“Kertas ini menjadi titik awal pengungkapan identitas korban, karena waktu itu korban belum diketahui identitasnya. Kemudian berlanjut kepada peristiwa itu sendiri, sampai akhirnya penangkapan tersangka,” katanya.

Selanjutnya polisi melakukan pemeriksaan kedokteran forensik yang dilakukan unit identifikasi. Pemeriksaan tersebut kemudian mengarah pada seseorang, dan akhirnya kuat dugaan kepada Muftiono, pria yang terakhir kali bersama korban.

“Setelah mengarah kepada seseorang, dikembangkanm lalu kuat dugaan pelaku adalah ini, karena dia yang terakhir bersama, yaitu tanggal 14 Juli 2016,” kata Gidion. (bym1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 12 Desember 2019 12:27 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Di penghujung tahun 2019, Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu kembali menghadirkan theme park terbaru yang tidak kalah menarik dengan theme park lainnya, yakni Milenial Glow Garden (MGG). Obyek wisata Spektakuler Lighting ...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...