Sabtu, 20 Juli 2019 23:49

Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih

Kamis, 28 Juli 2016 19:27 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih
DIRUMAHKAN: Pengerjaan sarana prasarana proyek migas Banyu Urip Blok Cepu telah rampung, sehingga ribuan pekerja mulai EPC 1 sampai 5 dirumahkan. Akibatnya, jumlah pengangguran meningkat.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan sarana-prasarana proyek migas Lapangan Banyu Urip Blok Cepu di Bojonegoro telah rampung. Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited kini fokus pada proses puncak produksi migas.

Rampungnya pengerjaan di proyek raksasa itu membuat beberapa kontraktor dan sub kontraktor berhenti bekerja. Sehingga, mantan ribuan pekerja migas itu kini sedang menganggur. Jumlah pengangguran di Bojonegoro pun meledak.

Berdasarkan data diperoleh dari kantor Disnakertransos setempat, pada bulan Januari 2016 lalu jumlah pengangguran di kota Ledre sebanyak 5.000 orang lebih. Namun, sekarang ini jumlahnya bertambah banyak menjadi 21.000 orang lebih.

Kepala Bidang Bursa dan Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial, Joko Santoso mengatakan, pengangguran di Bojonegoro tiap tahun mengalami kenaikan. Tahun 2015 lalu tercatat sebanyak 2000 orang lebih sebagai penangguran, namun sejak awal 2016 ini jumlah itu terus meningkat.

"Tahun ini ada pengurangan naker dari perusahaan minyak mulai dari EPC 1 sampai 5 yang mencapai sekitar 10.000 orang lebih, sehingga menambah jumlah pengangguran di Bojonegoro," ungkapnya.

Tak hanya itu, tiap tahun juga ada kelulusan Sekolah SMA dan SMK, yang tentu saja turut menambah jumlah angka pencari kerja. Tenaga kerja di Bojonegoro saat ini masih belum terserap secara optimal oleh sektor-sektor perusahaan produksi. Seperti yang dialami daerah lain, permasalahan tenaga kerja di Bojonegoro masih menghadapi berbagai persoalan pelik.

“Permasalahannya antara lain masih rendahnya kualitas sumber daya yang dimiliki dan belum mengimbangi percepatan kualifikasi persyaratan dunia kerja sektor modern,” terangnya.

Meski pengangguran di wilayahnya sangat banyak, pihaknya tentu tidak akan diam. Ia akan terus mencarikan terobosan peluang pekerjaan bagi para pengangguran, baik di perusahaan lokal maupun perusahaan di luar Bojonegoro, bahkan luar negeri.

"Para pencari kerja juga jangan hanya berpangku tangan, tapi harus aktif mencari informasi," ucapnya. (nur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...