Rabu, 22 Mei 2019 16:52

Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih

Kamis, 28 Juli 2016 19:27 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih
DIRUMAHKAN: Pengerjaan sarana prasarana proyek migas Banyu Urip Blok Cepu telah rampung, sehingga ribuan pekerja mulai EPC 1 sampai 5 dirumahkan. Akibatnya, jumlah pengangguran meningkat.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan sarana-prasarana proyek migas Lapangan Banyu Urip Blok Cepu di Bojonegoro telah rampung. Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited kini fokus pada proses puncak produksi migas.

Rampungnya pengerjaan di proyek raksasa itu membuat beberapa kontraktor dan sub kontraktor berhenti bekerja. Sehingga, mantan ribuan pekerja migas itu kini sedang menganggur. Jumlah pengangguran di Bojonegoro pun meledak.

Berdasarkan data diperoleh dari kantor Disnakertransos setempat, pada bulan Januari 2016 lalu jumlah pengangguran di kota Ledre sebanyak 5.000 orang lebih. Namun, sekarang ini jumlahnya bertambah banyak menjadi 21.000 orang lebih.

Kepala Bidang Bursa dan Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial, Joko Santoso mengatakan, pengangguran di Bojonegoro tiap tahun mengalami kenaikan. Tahun 2015 lalu tercatat sebanyak 2000 orang lebih sebagai penangguran, namun sejak awal 2016 ini jumlah itu terus meningkat.

"Tahun ini ada pengurangan naker dari perusahaan minyak mulai dari EPC 1 sampai 5 yang mencapai sekitar 10.000 orang lebih, sehingga menambah jumlah pengangguran di Bojonegoro," ungkapnya.

Tak hanya itu, tiap tahun juga ada kelulusan Sekolah SMA dan SMK, yang tentu saja turut menambah jumlah angka pencari kerja. Tenaga kerja di Bojonegoro saat ini masih belum terserap secara optimal oleh sektor-sektor perusahaan produksi. Seperti yang dialami daerah lain, permasalahan tenaga kerja di Bojonegoro masih menghadapi berbagai persoalan pelik.

“Permasalahannya antara lain masih rendahnya kualitas sumber daya yang dimiliki dan belum mengimbangi percepatan kualifikasi persyaratan dunia kerja sektor modern,” terangnya.

Meski pengangguran di wilayahnya sangat banyak, pihaknya tentu tidak akan diam. Ia akan terus mencarikan terobosan peluang pekerjaan bagi para pengangguran, baik di perusahaan lokal maupun perusahaan di luar Bojonegoro, bahkan luar negeri.

"Para pencari kerja juga jangan hanya berpangku tangan, tapi harus aktif mencari informasi," ucapnya. (nur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...