Selasa, 19 November 2019 16:52

Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih

Kamis, 28 Juli 2016 19:27 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Wow! Pengangguran di Bojonegoro Mencapai 21.000 Orang Lebih
DIRUMAHKAN: Pengerjaan sarana prasarana proyek migas Banyu Urip Blok Cepu telah rampung, sehingga ribuan pekerja mulai EPC 1 sampai 5 dirumahkan. Akibatnya, jumlah pengangguran meningkat.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan sarana-prasarana proyek migas Lapangan Banyu Urip Blok Cepu di Bojonegoro telah rampung. Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited kini fokus pada proses puncak produksi migas.

Rampungnya pengerjaan di proyek raksasa itu membuat beberapa kontraktor dan sub kontraktor berhenti bekerja. Sehingga, mantan ribuan pekerja migas itu kini sedang menganggur. Jumlah pengangguran di Bojonegoro pun meledak.

Berdasarkan data diperoleh dari kantor Disnakertransos setempat, pada bulan Januari 2016 lalu jumlah pengangguran di kota Ledre sebanyak 5.000 orang lebih. Namun, sekarang ini jumlahnya bertambah banyak menjadi 21.000 orang lebih.

Kepala Bidang Bursa dan Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial, Joko Santoso mengatakan, pengangguran di Bojonegoro tiap tahun mengalami kenaikan. Tahun 2015 lalu tercatat sebanyak 2000 orang lebih sebagai penangguran, namun sejak awal 2016 ini jumlah itu terus meningkat.

"Tahun ini ada pengurangan naker dari perusahaan minyak mulai dari EPC 1 sampai 5 yang mencapai sekitar 10.000 orang lebih, sehingga menambah jumlah pengangguran di Bojonegoro," ungkapnya.

Tak hanya itu, tiap tahun juga ada kelulusan Sekolah SMA dan SMK, yang tentu saja turut menambah jumlah angka pencari kerja. Tenaga kerja di Bojonegoro saat ini masih belum terserap secara optimal oleh sektor-sektor perusahaan produksi. Seperti yang dialami daerah lain, permasalahan tenaga kerja di Bojonegoro masih menghadapi berbagai persoalan pelik.

“Permasalahannya antara lain masih rendahnya kualitas sumber daya yang dimiliki dan belum mengimbangi percepatan kualifikasi persyaratan dunia kerja sektor modern,” terangnya.

Meski pengangguran di wilayahnya sangat banyak, pihaknya tentu tidak akan diam. Ia akan terus mencarikan terobosan peluang pekerjaan bagi para pengangguran, baik di perusahaan lokal maupun perusahaan di luar Bojonegoro, bahkan luar negeri.

"Para pencari kerja juga jangan hanya berpangku tangan, tapi harus aktif mencari informasi," ucapnya. (nur)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...