Selasa, 11 Agustus 2020 17:39

Hilal Tak Terlihat di Kabuh Jombang

Senin, 04 Juli 2016 22:20 WIB
Wartawan: Romza
Hilal Tak Terlihat di Kabuh Jombang
Salah satu peserta tim rukyat saat mengecek keberadaan hilal di Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Senin (4/7). foto: ROMZA/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Tidak ada satupun peserta yang melihat hilal di lokasi Satradar 222 Ploso, di Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Rukyatul hilal sebagai penentuan 1 syawal 1437 Hijriyah tersebut dilaksanakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Senin (4/7).

Beberapa perwakilan dari Dirjen Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) dan Kepala Pengadilan Agama (PA) Jombang Sujarwanto turut hadir dalam dalam acara tersebut. Sejak pukul 14.00 WIB, belasan tim rukyat dari Kemenag Jombang serta tim rukyat dari Kabupaten Nganjuk dan Kota Mojokerto sudah hadir di lokasi.

Ketua Tim Rukyat Kemenag Jombang, Ilham mengatakan, data yang dimiliki pihaknya, Ijtima' akan terjadi pada 4 Juli 2016, pukul 18.00 WIB. Di mana pada saat itu matahari terbenam pada pukul 17.26, 26 menit. Sedangkan bulan akan terbenam pada pukul 17.21,19 menit. Namun dalam kegiatan rukyatul hilal ini, tim tidak melihat adanya hilal.

"Berdasarkan rukyatul hilal awal syawal 1437/2016 di Satrad 222 Ploso Kabuh, dinyatakan tidak melihat hilal. Karena hilal terbenam pada 17.21 menit 19 detik sehingga hilal lebih dahulu terbenam dari pada matahari. Dan matahari tadi terbenam tepat pada 17.26 menit 26 detik," ujarnya.

Ia melanjutkan, dari hasil rukyatul hilal yang dilakukan hari ini, posisi hilal adalah - 1 derajat, 6 menit 01 detik, sehingga masih di bawah ufuk. Oleh karena itu hilal belum terlihat. Hasil rukyatul itu kemudian disidangkan dengan dipimpin kepala PA Jombang dan hasilnya akan disampaikan ke Kemenag pusat.

"Dengan hasil ini tentunya puasa ramadhan 1437 ini disempurnakan atau di isti'malkan menjadi 30 hari," tandasnya. (jbg1/dio/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...