Senin, 01 Juni 2020 08:51

DPRD Gresik Minta Kades Tidak Hambat Pengurusan IMB

Rabu, 25 Mei 2016 11:35 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Wartawan: m syuhud almanfaluty
DPRD Gresik Minta Kades Tidak Hambat Pengurusan IMB
Pansus II DPRD Gresik saat studi banding soal Ranperda IMB di Tulungagung. (ft:syuhud/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Anjloknya pendapatan daerah (PD) dari sektor pendapatan asli daerah(PAD) pada tahun 2015, mulai satu persatu menguap di permukaan penyebabnya.

Salah satu faktornya, banyak ditemukan oknum kepala desa (kades) yang memimpin desa di wilayah yang ada aktivitas pendirian usaha perekonomian baru, seperti pabrik, pergudangan, properti dan lainnya. Para kades tersebut memanfaatkan aktivitas usaha baru untuk mengeruk pundi-pundi pendapatan.

"Ya betul, kami saat pengajuan pengurusa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dipersulit kades. Kades tidak mau tanda tangan rekomendasi pengurusan IMB kalau tidak dikasih uang," kata salah satu pengusaha properti yang enggan namanya dikorankan, kemarin.

Menurut dia, uang yang diminta para oknum kades untuk sekadar memberikan rekomendasi pengurusan IMB sangat besar. Yaitu, Rp 200.000 perlembar IMB. "Tinggal dikalikan saja berapa yang diperoleh kades. Kalau perumahan yang dibangun dalam satu titik 1.000 unit sudah berapa uang yang dikeruk oleh oknum kades," ungkapnya. "Belum lagi di level kecamatan, juga kena uang lagi, "sambungnya.

Karena itu, sebagai pengusaha terkadang dihadapkan pada situasi sulit. Pada satu sisi, mereka ingin taat aturan mengurus IMB. Tapi, satu sisi dihambat oleh oknum aparatur pemerintah level bawah. "Sebagai pengusaha kami meminta kebijakan Bupati untuk menertibkan hal itu," pintanya.

Kepala Bidang Perizinan pada Badan Perizinan dan Penanaman Modal (BPPM) Pemkab Gresik, Farida Haznah Ma'ruf menyatakan, tidak ada regulasi dalam pengurusan IMB harus minta rekomendasi kepala desa maupun camat. "Dalam aturannya, untuk pengurusan IMB usaha, cukup minta persetujuan tetangga kanan dan kiri sekitar tempat usaha tersebut," kata Farida.

Farida mengakui, banyak mendapatkan keluhan dari pengusaha soal pengutan dari oknum kades dan camat saat pengurusan IMB. Bahkan, banyak pengusaha yang menyatakan, tidak sanggup untuk mengurus IMB lewat kades dan camat.

"Ya, mereka akhirnya kami minta buat surat pernyataan tidak sanggup. Setelah itu, pengurusan IMB mereka setelah tidak ada persoalan di SKPD terkait seperti BLH, DPPKAD dan lainnya kita proses," terangnya.

Sementara itu anggota Pansus II DPRD Gresik yang membahas soal Ranperda IMB, Noto Utomo menyatakan, bahwa Ranperda IMB tersebut salah satu filosofinya mengapa dibahas adalah untuk memangkas mata rantai oknum kades, camat dan oknum lain yang dirasa bisa menghambat pengurusan IMB.

"Terus terang, DPRD tidak bisa melogikakan mengapa di Kabupaten Gresik yang sedang menjamur usaha baru, tapi target retribusi IMB tidak bisa memenuhi target. Dari target kisaran Rp 175 miliar di tahun 2015, hanya tercapai kisaran Rp 80 miliar," cetus politisi muda PDIP asal Bungah ini.

Karena itu, keberadaan Ranperda IMB nantinya akan memerbaiki kebobrokan regulasi dalam pengurusan IMB. Terlebih, pungutan-pungutan di tingkat desa hingga kecamatan yang tidak ada payung hukumnya. " Jangan sampai akibat adanya ulah oknum aparatur yang tidak bertanggungjawab itu pendapatan IMB kembali jeblok," pungkasnya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...