Senin, 22 Juli 2019 22:10

Memancing Nila, Memilih Spot

Senin, 28 April 2014 11:03 WIB
Editor: rosihan c anwar
Memancing Nila, Memilih Spot
Strike! wow! rasanya..... endang bambaaaang.... foto: istimewa

IKAN NILA hidup di segala lokasi. Bisa di tambak, kolam, danau, waduk, atau sungai. Pertama yang dilakukan adalah, memilih tempat memancing yang airnya gak pernah surut hampir sepanjang tahun, dengan kedalaman minimal 1 meter. Semakin kedalaman tinggi, sangat mungkin ikan nilanya juga ukurannya babon (besar).

Yang jelas, keinginan makan pada ikan nila cukup besar, ketika ketersedian oksigen dalam air juga tinggi. Maka, carilah lokasi yang ada air mengucur dan menciptakan banyak gelembung udara. Dengan demikian, kandungan oksigen di sekitar itu, cukup tinggi.

Sementara itu, biasanya, ikan nila ukuran babon senang tinggal di dasar waduk, kali atau danau. Mereka hidup di lubang-lubang. Tetapi, mereka enggan memakan umpan. Jika Anda membidik ikan nila ini, pastikan spot yang anda pilih cukup bersih dari sampah atau kayu-kayu di dasar spot.

Yang pasti, jika anda memilih untuk memancing ikan babon di dasar ini, pakailah pelampung bulu merak. Atur jarak mata kail dan pemberat sedemikian rupa dengan pelampung bulu merak. Sisakan separuh pelampung bulu merak terlihat di permukaan. Tarik pelan-pelan, ketika pelampung lebih masuk ke dalam, atau bahkan tenggelam keseluruhan, maka di situ ada rumah ikan nila babon. Biarkan. Ikan nila babon ini jenis ikan yang suka kebersihan. Jika ada benda asing masuk ke sarangnya, maka akan dihisap, lalu dikeluarkan dari sarang. Saat itulah Anda menyentak joran.

Juga lihat suhu airnya. Jika terlalu dingin atau panas, dijamin ikan nila enggan makan, karena mereka lebih berkonsentrasi mengatur pernafasan untuk mendapatkan oksigen yang cukup. Untuk itu, carilah lokasi yang cukup teduh. Biasanya, ikan nila menggerombol di situ.

Ikan nila juga suka hidup di antara celah-celah, atau sampah kayu. Jika anda menemukan ada pohon yang tumbang ke spot, di situ kemungkinan banyak ikan nilanya.

Tak kalah penting adalah, warna air. Jika warna waduk kehijauan atau coklat tua, jangan harap Anda bisa memancing dengan hasil tangkapan banyak. Ikan nila lebih rakus ketika kondisi air cukup jernih, dan di kedalaman sekitaran 1 sampai dua meter.

Ketika memancing di kali, carilah persimpangan kali, atau tempat saluran pembuangan air limbah rumah tangga. Biasanya, ikan nila berkerumun di situ.

Sumber: HARIAN BANGSA edisi 27 Mei 2014
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...