Maroef Ucapkan Assalamu’alaikum, Setnov Jawab: Widiiiiihh

Maroef Ucapkan Assalamu’alaikum, Setnov Jawab: Widiiiiihh Setya Novanto.

Namun Setya Novanto berulang kali membantah isi rekaman tersebut. Luhut mengaku tidak terlibat dengan pembicaraan tiga orang itu. "Saya tak pernah terlibat gituan, posisi saya jelas. Saya enggak pernah setuju ada perpanjangan sebelum waktunya, 2019," kata Luhut.

Namun Luhut mengakui pernah bertemu dengan bos , James Robert Moffet alias Jim Bob. Menurut Luhut, pertemuan itu terjadi tiga tahun lalu. "Benar, ada pertemuan itu," ucapnya di kantornya, Rabu, 2 Desember 2015.

Luhut mengatakan pertemuan itu terjadi saat ia masih menjadi pengusaha. Pertemuan di Amerika Serikat itu membahas tentang divestasi yang ingin dilakukan Jim Bob. "Dia memilih tiga perusahaan yang qualified. Salah satunya perusahaan saya," ujarnya.

Luhut pun menduga alasan lain dirinya dipilih Jim Bob untuk bertemu adalah karena ia berlatar belakang tentara. "Dia mungkin lihat saya bisa bantu mereka mengamankan keadaan di yang sedang terjadi huru-hara saat itu," tuturnya.

Luhut mengaku tidak ada deal yang terjadi saat pertemuan itu. Ia juga mengatakan pertemuan itu sudah sering ia ceritakan kepada banyak orang, termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. "Saya cerita ke mana-mana, tidak hanya ke Setya Novanto," ucapnya.

Pertemuan antara Luhut dan Jim Bob terungkap berdasarkan transkrip rekaman pembicaraan yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto, Presiden Direktur Indonesia Maroef Sjamsuddin, dan pengusaha minyak dan gas, M. Reza Chalid.

Transkrip rekaman itu dibacakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said saat memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan dalam pengusutan kasus dugaan pencatutan nama presiden terkait dengan perpanjangan kontrak PT

Sumber: Tempo.co

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO