Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyerahkan secara simbolis perlengkapan sekolah dan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Jakarta. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus santunan untuk 700 anak yatim dan dhuafa di Jakarta dan Gresik, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh karyawan di area operasional Kuala Kencana dan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan bahwa kehadiran anak-anak yatim dan dhuafa memberikan energi positif dan rasa syukur bagi perusahaan.
“Hal ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan terutama nilai Respect dan Commitment terhadap masyarakat dan komunitas di lingkungan PTFI baik di Kuala Kencana, Tembagapura, Jakarta dan Gresik,” ujarnya.
Sebanyak 500 anak dari 11 yayasan se-Jabodetabek, termasuk Komunitas Muslim Papua, hadir di Jakarta. Sementara di Gresik, 200 anak dari yayasan sekitar wilayah smelter ikut serta. Selain berbuka bersama, kegiatan diisi dengan permainan, santunan, dan bingkisan hasil donasi karyawan PTFI dari empat wilayah kerja.
“Kami berharap, dukungan yang kami berikan hari ini bisa menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi langit,” kata Tony.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas (MTAI) PTFI, Arif Latief, menegaskan kegiatan ini digagas oleh karyawan dengan dukungan penuh perusahaan.
“Keberadaan PTFI harus selalu memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Acara ini adalah bukti bahwa karyawan PTFI dapat berkolaborasi dan bersinergi, tidak hanya dalam hal pekerjaan tapi juga dalam beraktivitas sosial,” ucapnya.
Acara di Jakarta semakin meriah dengan penampilan pendongeng anak Kak Awam Prakoso, serta berbagai permainan dan lomba yang diikuti anak-anak dengan antusias. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran manajemen dan 135 karyawan PTFI.
Di Gresik, anak-anak dari yayasan di Kecamatan Manyar, Kebomas, dan Bungah mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat. (hud/mar)




















