Charles Leclerc.
"Ya, memang ada (tawaran)," ia menegaskan. "Saya tidak akan menyebutkan siapa. Mereka bisa mengatakannya jika mereka mau. Tetapi bagi saya, Ferrari selalu menjadi pilihan."
Saat disinggung mengenai keberadaan klausul keluar (escape clause) yang berbasis performa mobil di dalam kontrak barunya, Leclerc memilih bersikap diplomatis, meski menyiratkan hal tersebut memang menjadi poin diskusi.
“Kecintaan saya pada tim sangat, sangat besar. Tetapi tentu saja kemenangan penting bagi setiap pembalap, itulah tujuan kita balapan,” jelasnya.
“Tetapi menang dengan seragam merah bagi saya memiliki perasaan yang sangat unik dan sesuatu yang telah saya dedikasikan selama bertahun-tahun di Formula 1 untuk mencoba dan mencapainya. Kami belum berhasil mencapainya, setidaknya dalam satu musim penuh.
“Saya tidak bisa membahas terlalu detail tentang kontrak, jadi saya tidak bisa mengomentari pertanyaan utama, tetapi tentu saja itu bagian dari diskusi tersebut.”
Banyak pihak mengkhawatirkan Leclerc berisiko menyia-nyiakan masa emas kariernya jika Ferrari tak kunjung kompetitif. Namun, pembalap bernomor mobil 16 ini menepis anggapan tersebut dengan santai.
"Saya masih sangat muda! Saya berusia 28 tahun, jadi saya masih memiliki banyak tahun di depan saya," ujarnya.
"Namun saat ini, inilah yang terasa tepat bagi saya dan di sinilah saya ingin memfokuskan seluruh perhatian saya, untuk mencoba menang bersama tim yang saya cintai, yang percaya pada saya, yang memberi saya kesempatan untuk berada di posisi saya sekarang," katanya.
"Itulah mengapa ini terasa tepat bagi saya. Untuk masa depan, kita lihat saja nanti. Saya tidak tahu seperti apa kehidupan dalam lima, seis, tujuh, atau 10 tahun ke depan, tetapi ini bukan saatnya untuk memikirkannya," pungkas Leclerc.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




