Sajikan Makanan Diduga Basi dan Belum Matang, Dapur SPPG Sidorejo 2 Tuban Dikeluhkan Wali Murid

Sajikan Makanan Diduga Basi dan Belum Matang, Dapur SPPG Sidorejo 2 Tuban Dikeluhkan Wali Murid Dapur SPPG Sidorejo 2 yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 22 Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com – Pelayanan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidorejo 2 yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 22 Tuban menuai keluhan dari sejumlah wali murid, Rabu (20/5/2026). Pasalnya, SPPG ini diduga menyajikan menu yang diduga sudah basi dan belum matang sempurna.

Kekecewaan ini salah satunya diungkapkan oleh Angel (26), warga Tuban Kota. Ia mengaku terkejut saat memeriksa makanan yang dibawa oleh anaknya.

"MBG-nya anak saya hari ini menu sop kecut, isi jagung juga masih belum matang. Untung tak cicipi dulu," keluh Angel kepada wartawan.

Angel mengaku sangat kecewa karena kualitas makanan yang disajikan oleh Tuban jauh dari harapan. Menurutnya, pihak pengelola semestinya menjaga kualitas kebersihan dan kelayakan pangan. Terlebih, operasional dapur ini sebelumnya diresmikan secara formal dengan mengundang jajaran pejabat pemerintahan setempat.

"Padahal infonya saat peresmian juga mengundang pejabat Pemkab Tuban, tapi menunya tidak dijaga kualitasnya," ungkap Angel sembari menggelengkan kepala.

Nada kekecewaan serupa juga datang dari wali murid lain yang meminta identitasnya dirahasiakan. Mengingat anaknya masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), ia menilai aspek kematangan dan gizi makanan seharusnya menjadi prioritas utama demi kesehatan anak-anak.

"Kalau menu makanan saja belum matang masaknya, terus nanti kalau anak-anak terjadi kenapa-kenapa gimana," tuturnya cemas.

Menyikapi penurunan kualitas ini, para wali murid mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban atau instansi berwenang terkait untuk segera turun tangan melakukan inspeksi dan evaluasi total terhadap dapur . Jika terus dibiarkan tanpa pembenahan, kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan para siswa di kemudian hari.

"Kami minta pemkab atau pihak berwenang segera mengevaluasi dapur ini. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Pokoknya jangan sampai ada keracunan," tegasnya.

Sebagai informasi, Tuban baru saja diresmikan sejak 6 Desember 2025. Agenda peresmian saat itu dihadiri oleh perwakilan yayasan, tokoh masyarakat, serta jajaran unsur Forkopimcam Kecamatan Tuban.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Camat Tuban, Kapolsek Tuban, Danramil Tuban, Kepala Kantor Kesbangpol Tuban, Lurah Sidorejo, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sidorejo.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, wartawan BANGSAONLINE.com masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen Tuban untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut mengenai keluhan warga tersebut. (wan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO