AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kapolres Pamekasan
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan menurunkan 220 personel untuk mengamankan rangkaian peringatan Wafat Yesus Kristus hingga Hari Raya Paskah 2026.
Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, langkah tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama.
BACA JUGA:
- Terekam CCTV, Polres Pamekasan Dalami Kasus Pencurian Gelang di Toko Emas
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
Pengamanan juga dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah.
“Kegiatan pengamanan ini akan berlangsung selama empat hari, terhitung mulai 2 April hingga 5 April 2026,” jelasnya, Rabu (1/4/2026).
Ipda Evan menyebutkan, terdapat tujuh gereja di Pamekasan yang menjadi fokus pengamanan, di antaranya Gereja Maria Ratu Para Rasul dan Gereja Panthekosta Pusat Surabaya.
“Kemudian di GPDI Sola Gracia, GSPII Jalan Kamboja, GPIB Mahkota Hayat, GBI Rock dan Gereja Bethel Apostolik dan Profetik,” ucapnya.
Selain pengamanan terbuka, Polres Pamekasan juga menurunkan tim sterilisasi dari Satuan Samapta Bhayangkara untuk menyisir lokasi ibadah guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kemudian di GPDI Sola Gracia, GSPII Jalan Kamboja, GPIB Mahkota Hayat, GBI Rock dan Gereja Bethel Apostolik dan Profetik,” ucapnya.
Upaya sterilisasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh area ibadah dalam kondisi aman sebelum kegiatan berlangsung.
“Seluruh personel diwajibkan mengikuti apel kesiapan 30 menit sebelum pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menyiagakan personel Provos dan Paminal (Propam) untuk melakukan pengawasan terhadap anggota yang bertugas di lapangan.
“Hal ini untuk memastikan tugas dijalankan dengan tanggung jawab dan sesuai dengan prosedur kepolisian,” pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




