Undang Prof Cita dan Prof Dyah, Kiai Asep segera Wujudkan Prodi Umum dan Kedokteran di UAC

Undang Prof Cita dan Prof Dyah, Kiai Asep segera Wujudkan Prodi Umum dan Kedokteran di UAC Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA bersama Prof Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa dan Prof Dr Dyah Sawitri dalam acara membahas persiapan pembukaan prodi umum dan kedokteran Universitas KH Abdul Chalim di kantor JKSN Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Rabu (18/3/2026). Foto: M Mas'ud Adnan/bangsaonline

“Kecuali gigi, boleh tidak unggul,” tambah guru besar yang selalu berjilbab itu.

Ia minta kemampuan kampus dimaping. Prof Dyah menyarankan UAC bekerjasama dengan pihak luar negeri.

“Pak Yai Asep kan banyak jaringannya,” ujarnya.

Selain itu juga butuh 26 dokter yang meliputi biomedik dan profesi.

Prof Dyah sangat optimistis UAC bisa. “Kalau Pak Yai Asep yang mendirikan insyaallah dimudahkan karena jaringannya banyak,” ujar rektor Universitas Gajayana Malang itu.

Apalagi, menurut Prof Dyah, Kiai Asep adalah leader dari semua bidang. Terutama pendidikan.

Saking optimisnya, Prof Dyah bahkan memberi tenggat waktu akhir Mei sudah diupload untuk institusi unggul itu.

“Juni upload ,” ujarnya sembari menyarankan agar UAC punya PIC alias personal in charge.

“PIC-nya siapa. PIC-nya tidak cukup satu. Ini saran kami,” ujarnya.

Semua peserta yang hadir menyambut baik berbagai saran dari dua guru besar yang cantik-cantik itu. Apalagi mereka menyampaikan dengan penuh takdzim dan ketulusan.

“Saya dibantu Pak Yai Asep saat covid. Beliau sangat konsen terhadap kemanusiaan,” ujar Prof Sita.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Senin (25/7/2022), saat covid Prof Sita mengaku kesulitan mencari relawan vaksin merah putih yang saat itu memasuki uji klinik fase ke-3. Kiai Asep kemudian mengumpulkan kepala desa di Mojokerto untuk menjaring relawan dari warganya masing-masing. Ratusan relawan itu kemudian diberangkatkan ke Unair dengan naik bus atas beaya Kiai Asep pribadi sepenuhnya.

Bahkan Kiai Asep tidak hanya menanggung makan dan transport mereka. Tapi juga memberi uang kepada para relawan agar mereka termotivasi dan mau menjadi relawan vaksin mereka putih di Unair.

Kiai Asep mengirim relawan ke Unair itu beberapa gelombang. Bahkan Kiai Asep sendiri sempat menawarkan sebagai relawan.

“Ini untuk kepentingan dan kemandirian bangsa agar tidak terus membeli vaksin dari luar negeri,” ujar Kiai Asep saat itu.

Karena itu Prof Sita tampak terus mengingat jasa kemanusiaan Kiai Asep.

Terkait UAC dan rumah sakit, tampaknya Kiai Asep sangat optimistis. Bahkan sekarang Kiai Asep sedang membangun gedung auditorium dan asrama untuk mahasiswa luar negeri. Gedung ini sebagai pengembangan dan perluasan UAC sebagai perguruan tinggi internasional.

Apalagi semakin banyak tokoh-tokoh nasional yang mendukung gagasan besar putra pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu. Diantaranya Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan.

“Rencana pembukaan fakultas tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional, khususnya pada bidang kesehatan, penguatan sektor pertanian dan agroteknologi dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, serta pengembangan ekonomi digital,” tegas Zulkifli Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO