Kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga belum sempat mendapatkan paket yang diharapkan.
Eko pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum kebagian.
Menurutnya, jumlah paket yang disediakan memang terbatas dan disesuaikan dengan alokasi di kecamatan lain yang juga menjadi lokasi pelaksanaan pasar murah.
“Kami mohon maaf kepada warga yang belum mendapatkan paket sembako. Ketersediaannya memang terbatas karena jumlahnya disamakan dengan kecamatan lain,” jelasnya.
Sebelumnya, pasar murah serupa telah digelar di Kecamatan Lowokwaru. Kegiatan tersebut rencananya akan terus bergilir ke kecamatan lain di Kota Malang, yakni Klojen, Blimbing, dan Sukun.
Ia menambahkan pihaknya akan melaporkan tingginya antusiasme masyarakat tersebut kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
“Kami akan segera melaporkan kondisi ini kepada pimpinan agar dapat dipertimbangkan langkah berikutnya. Pelaksanaan pasar murah ini juga akan kami evaluasi,” pungkasnya. (dad/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




