Pengurus GAPEMBI Malang Raya Resmi Dilantik, Djoni Sudjatmoko Jadi Ketua

Ringkasan Berita
  • Koordinator Wilayah GAPEMBI Malang Raya telah dilantik, dengan R. Djoni Sudjatmoko ditetapkan sebagai Ketua untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.
  • Kabupaten Malang telah memiliki 228 dari target 275 Dapur MBG (SPPG) yang beroperasi, melayani 543.086 penerima manfaat, sehingga akuntabilitas dan kualitas program menjadi sangat penting.
  • GAPEMBI diharapkan menjadi wadah koordinasi yang solid bagi mitra dapur, serta memastikan pemenuhan standar seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk menjamin keselamatan dan kualitas makanan.
  • Program MBG merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi nasional, dan penguatan koordinasi lintas sektor dinilai krusial untuk mendukung keberlanjutan dan efektivitas program ini.

MALANG,BANGSAONLINE.com - Pengurus Koordinator Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Korwil GAPEMBI) Malang Raya resmi dilantik dan dikukuhkan di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Jumat (24/4/2026).

Pada pelantikan tersebut, R. Djoni Sudjatmoko resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Korwil GAPEMBI Malang Raya.

Dalam sambutannya, Sekdakab Malang Budiar menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo.

Untuk diketahui, sesuai target dari Badan Gizi Nasional, jumlah dapur MBG (SPPG) di Kabupaten Malang sebanyak 275 unit, dan yang telah berdiri saat ini mencapai 228 SPPG dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 543.086 orang.

“Dengan besarnya jumlah penerima MBG di Kabupaten Malang tersebut, maka memastikan akuntabilitas dan kualitas pelaksanaan program MBG menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terbentuknya GAPEMBI Malang Raya,” ujar Sekda Budiar.

Budiar berharap seluruh mitra SPPG yang tergabung dalam GAPEMBI dapat menjadikan organisasi ini sebagai wadah koordinasi yang solid. 

Sementara itu, Ketua DPW GAPEMBI Jawa Timur, Makhrus Sholeh, menyampaikan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur-dapur penyedia makanan. 

“Kalau tidak segera diselesaikan, dapur yang belum memenuhi standar berpotensi disuspend. Maka GAPEMBI hadir bukan sekadar memastikan administrasi, tetapi juga menjamin keselamatan dan kualitas makanan bagi penerima manfaat,” tandasnya. (dad/van)