Petugas saat tiba di TKP kecelakaan mobil pick up di tambang galian C
Menurut Widi, Nawawi bersama warga setempat kemudian mengevakuasi korban dan membawanya pulang ke rumah duka.
“Diduga korban meninggal dunia karena pikap yang dikendarainya mengalami rem blong sehingga terperosok ke jurang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban karena sudah takdir Tuhan dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak mana pun,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya menyebut korban sempat berusaha melompat sebelum kendaraan terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.
Warga tersebut juga mengungkapkan bahwa tambang galian C itu disebut-sebut milik mantan Kepala Desa Sendang dan telah beroperasi lebih dari dua tahun. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




